Laporan : Tim KP (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba
GORUT [KP] – Kondisi negara yang dinyatakan Presiden Joko Widodo adalah darurat Narkoba menjadi sebuah tantangan berat hingga ke daerah. Pihan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi dan Kabupaten Kota terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan Narkoba disemua sektor.
Hal ini diresponi oleh BNN kabupaten Gorontalo Utara dengan melakukan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di kabupaten Gorontalo Utara, Senin (05/08/2019) bertempat di puncak Panorama Tomilito Gorontalo Utara.
Kegiatan yang menghadirkan para Satuan Tugas (Satgas) yang direkrut dari ASN di setiap OPD di kabupaten Gorut tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gorut Ridwan Yasin, SH., MH.
Kepala Badan Narkotika (BNN) Gorontalo Utara DR. Ibrahim Paneo, S.PD., S.Kep., M.Kes dalam sambutannya mengatakan jika pihaknya membutuhkan tenaga-tenaga yang suka dan rela melibatkan diri jadi relawan. Satgas dari setiap OPD telah dibentuk hingga ke Desa-desa itu dikali dengan pengetahuan tentang bahaya dan cara pencegahan Narkoba.
“Baru 6 Desa yang terbentuk Satgas nya sementara 3 OPD dilingkungan Pemda Gorut terlah hadir dalam kegiatan ini yakni Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo dan Dinas Sosial. Dengan terbentuknya Satgas ini diharapkan Daerah ini bersih dari Narkoba sesuai visi dan misi daerah ini yang terintegrasi dengan upaya pemberantasan Narkoba,” ungkap Ibrahim Paneo.
Sekretaris Daerah, Ridwan Yasin, SH., MH dalam sambutannya yang sekaligus sebagai pemateri dalam kegiatan tersewbut menegaskan Narkoba sesuatu hal yang membahayakan bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ketas, akan tetapi saat ini sudah merambah ke kalangan menengah kebawah.
“Kehadiran BNN di Gorut mampu melakukan pemberantasan dan mencegah peredaran Narkotika sebagaimana data yang didapat dimana Narkoba sudah merambah ke desa-desa. “Itu akan merusak SDM. Kami tidak main-main jika ada ASN terlibat akan ditindak tegas. Jika sebagai pengedar maka kami pecat dari ASN,” ungkap Ridwan Yasin.
Kepada para Satgas Ridwan Yasin memeberikan apresiasi karena sudah bersedia sebagai Satgas yang merupakan tugas mulia dan diharapkan menjalankan tugas dengan baik dan menjadi contoh.
Terkait dengan ketidak hadiran beberapa OPD dalam kegiatan ini, Sekda yang sangat energik dan selalu meresponi keinginan rakyat Gorut itu akan memanggil pimpinan OPD dan para Camat untuk dilakukan penyegaran serta pemberian pemahaman terhadap tugas Satgas kedepan.
“Jangan sampai Satgas sendiri menjadi pecandu obat terlarang,” ungkap Ridwan Yasin yang membuka acara tersebut. Hadir pula dalam kegiatan itu Kepala Bidang Pemberantasan BNN provinsi. Muchars Daud sebagai pembicara.#[KP]





