GORONTALO (kabarpublik.id) – Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus meminta panitia lokal Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII memastikan kesiapan penginapan atau homestay bagi ribuan peserta yang akan menghadiri agenda nasional tersebut.
Tonny menegaskan kesiapan homestay menjadi salah satu prioritas utama karena Kabupaten Gorontalo dipercaya sebagai tuan rumah PENAS KTNA XVII yang dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Juni 2026.
Menurutnya, kebutuhan dasar peserta yang menginap harus tersedia dengan baik guna memberikan kenyamanan selama kegiatan berlangsung dan menghindari keluhan dari para tamu yang datang dari berbagai daerah.
“Jangan sampai ada keluhan dari tamu yang datang, misalnya tidak ada air untuk mandi. Kebutuhan dasar itu harus menjadi perhatian panitia lokal,” ujar Tonny di Gorontalo, Kamis (5/6).
Ia mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan mengingat pelaksanaan kegiatan tinggal sekitar dua pekan lagi. Rapat koordinasi bersama panitia dilakukan untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun petunjuk teknis berdasarkan pedoman terbaru dari panitia tingkat provinsi.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memfokuskan perhatian pada pelayanan peserta, termasuk penyediaan homestay yang layak bagi petani, nelayan, dan tamu yang hadir dari berbagai wilayah Indonesia.
Tonny juga berharap masyarakat serta pemilik homestay dapat memberikan pelayanan terbaik agar Kabupaten Gorontalo meninggalkan kesan positif bagi para peserta PENAS KTNA XVII.
Hingga saat ini, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai sekitar 7.800 orang yang berasal dari kalangan petani anggota KTNA, belum termasuk pendamping dan peserta lainnya.





