Breaking News
Live Update Berita Terkini

Sambangi Berbagai Destinasi Wisata di Blora, Dua Bule Jerman Terpesona

Rabu, 3 Jun 2026
Editor: Eky
Penulis: Supriyanto
Dua wisatawan asal Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald, mengaku terkesan dengan destinasi wisata, kuliner, dan keramahan masyarakat Blora selama kunjungan mereka pada 1-5 Juni 2026. (Foto: Supriyanto)
Dengarkan dgn suara Siap
1.8K pembaca

BLORA (kabarpublik.id) – Dua wisatawan asal Jerman, Joann Liewald dan Claudia Liewald, mengaku terpesona dengan beragam destinasi wisata yang mereka kunjungi selama berada di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Selain keindahan alam dan budaya, keduanya juga menilai masyarakat Blora sangat ramah terhadap wisatawan.

Sejak tiba pada 1 Juni 2026, Joann dan Claudia telah mengunjungi sejumlah lokasi wisata unggulan di Blora. Pada hari pertama, mereka menikmati pengalaman wisata sejarah di Loco Tour Cepu sejak pagi hingga sore hari. Malam harinya, mereka mencicipi kuliner khas Blora di Rumah Makan Sate Pak Daman.

Dalam jamuan makan malam tersebut, keduanya disambut langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman. Joann menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Government is very friendly,” ujar Joann.

Bagi Claudia, mencicipi sate kambing menjadi pengalaman baru yang berkesan. Ia mengaku sudah mengenal sate ayam dan sate sapi, namun belum pernah mencoba sate kambing sebelumnya.

“Kemarin malam kami makan sate yang sangat lezat. Kami sudah mengenal sate ayam dan sate sapi, tetapi belum pernah mencoba sate kambing. Ini pengalaman baru yang sangat menyenangkan,” katanya.

Pada Selasa (2/6), keduanya melanjutkan perjalanan wisata ke Goa Terawang dan Wisata Banyu Bening (WBB). Sementara pada Rabu (3/6), mereka mengunjungi Kopi Santen serta Kampung Samin Klopoduwur yang dikenal sebagai salah satu pusat budaya masyarakat Samin.

Dari seluruh destinasi yang dikunjungi, Joann mengaku terkesan dengan keragaman objek wisata yang dimiliki Blora. Menurutnya, setiap lokasi menawarkan pengalaman berbeda yang sulit ditemukan di tempat lain.

“Ini tempat yang sangat bagus dan semua orang sangat ramah kepada kami,” ungkapnya.

Saat berada di Loco Tour Cepu, Joann dan Claudia berkesempatan melihat sekaligus menaiki kereta tua yang menjadi bagian dari sejarah perkeretaapian Indonesia.

“Menyenangkan sekali bepergian dengan kereta api tua itu,” ujarnya.

Sementara itu, Claudia mengaku paling terkesan saat mengunjungi Goa Terawang. Menurutnya, cahaya alami yang masuk melalui celah-celah goa menciptakan suasana yang unik dan memukau.

“Goa itu sangat indah dan memiliki nuansa mistis. Cahaya yang masuk ke dalam goa menciptakan pemandangan yang luar biasa. Saya sangat menyukainya,” kata Claudia.

Selain keindahan alamnya, Joann juga memuji kebersihan kawasan Goa Terawang. Ia menilai pengelolaan dan pelestarian lingkungan di lokasi tersebut dilakukan dengan sangat baik.

“Semuanya sangat bersih. Tempat ini dirawat dengan baik dan kami senang melihat masyarakat menjaga alam dengan serius,” ujarnya.

Kunjungan Joann dan Claudia di Blora dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juni 2026. Selama berada di daerah tersebut, mereka masih akan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan destinasi ikonik lainnya sebelum kembali ke Jerman pada 6 Juni.

Awalnya, perjalanan mereka ke Blora bertujuan untuk menjenguk penulis senior Soesilo Toer yang kini berusia 89 tahun. Namun, kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mengenal lebih dekat wisata dan budaya Blora.

Joann mengungkapkan, kedekatannya dengan keluarga besar Pramoedya Ananta Toer berawal dari sang ibu, Margit Liewald, yang pernah terlibat dalam penggalangan dukungan melalui Amnesty International untuk pembebasan Pramoedya saat masih menjadi tahanan politik.

Ia juga mengaku pernah bertemu langsung dengan Pramoedya sebelum tahun 2000. Setelah mengetahui Soesilo Toer masih hidup, Joann dan Claudia memutuskan melakukan perjalanan dari Jerman ke Indonesia untuk bersilaturahmi.

“Saya tahu Pramoedya sudah meninggal. Saya juga mengenal adiknya, Soesilo Toer. Tahun lalu kami mengetahui beliau masih hidup, sehingga kami ingin datang untuk mengunjunginya,” tutur Joann.

No More Posts Available.

No more pages to load.