MADURA (kabarpublik.id) – Transformasi energi bersih di sektor maritim nasional mendapat dorongan baru melalui pengembangan mesin kapal listrik karya dosen Politeknik Negeri Madura (POLTERA), yang kini memasuki fase kesiapan hilirisasi dan pra-industrialisasi.
Inovasi mesin kapal listrik POLTERA dikembangkan berbasis motor Brushless Direct Current (BLDC) dengan sistem kendali vektor Field Oriented Control (FOC). Teknologi ini dirancang menghasilkan torsi tinggi, efisiensi energi optimal, serta pengoperasian yang senyap dan minim getaran, sehingga sesuai untuk kebutuhan transportasi perairan modern yang ramah lingkungan.
Sistem penggerak mesin didukung baterai LiFePO₄ yang dilengkapi Battery Management System (BMS) terintegrasi. Sistem tersebut berfungsi menjaga keamanan, stabilitas performa, serta memperpanjang umur pakai baterai. Selain itu, desain mesin dibuat modular sehingga fleksibel dipasang pada berbagai jenis kapal, mulai dari kapal wisata, perahu nelayan pesisir, hingga transportasi perairan di kawasan konservasi seperti mangrove dan sungai.
Keunggulan lain dari mesin kapal listrik ini adalah kesiapan integrasi dengan sumber energi terbarukan. Hal tersebut membuka peluang pengembangan ekosistem kapal tanpa emisi karbon di sektor maritim Indonesia. Dengan tingkat kesiapan teknologi yang telah mencapai tahap pra-industrialisasi, inovasi ini tidak lagi sebatas purwarupa, melainkan solusi yang siap diproduksi dalam skala kecil hingga menengah.

Ketua Peneliti mesin kapal listrik POLTERA, Bayu Praharsena, menegaskan kesiapan institusinya untuk masuk ke tahap produksi. “POLTERA mampu. Dengan peralatan, sumber daya manusia, dan infrastruktur yang kami miliki saat ini, serta dukungan kementerian, kami siap memenuhi kebutuhan produksi apabila terdapat kontrak resmi,” ujarnya.
Penguatan inovasi ini sebelumnya mendapat perhatian dalam Agenda Repertoar 2025: Refleksi dan Arah Pengembangan Sains dan Teknologi yang digelar Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 20 Desember 2025 di Graha Kemdiktisaintek.
Dalam forum tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menilai teknologi mesin kapal listrik POLTERA memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari program strategis nasional, sekaligus membuka peluang percepatan komersialisasi teknologi hijau di sektor maritim.






