JAKARTA (kabarpublik.id) – Yayasan Trisakti melalui PT Cirata Wahana Pesona Sakti (CWPS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan CV Nera Agro Mandiri dalam pengelolaan dan produksi jagung hibrida di lahan milik Trisakti seluas sekitar 80 hektare di Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Kantor Yayasan Trisakti, Kampus C Trisakti, Jakarta Timur, Kamis (22/1). Kerja sama ini didasari rekam jejak dan kapasitas CV Nera Agro Mandiri dalam pengelolaan pertanian modern dan berkelanjutan.
Perwakilan Direktur Utama PT CWPS, Himawan, menyampaikan bahwa pihaknya melihat kesamaan visi dengan CV Nera Agro Mandiri dalam mengelola lahan pertanian secara produktif dan profesional.
“CV Nera Agro Mandiri memiliki pengalaman dan kompetensi yang kuat. Kami memiliki visi yang sejalan untuk mengelola lahan pertanian agar produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas,” ujar Himawan.
Sementara itu, Komisaris CV Nera Agro Mandiri, Alfian Syukur, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Yayasan Trisakti. Ia menekankan bahwa komunikasi terbuka menjadi kunci tercapainya kesepakatan kerja sama tersebut.
“Kolaborasi ini lahir dari dialog yang konstruktif. Kami berkomitmen mengelola lahan secara optimal, memberi manfaat bagi kedua belah pihak, serta memberdayakan petani di sekitar lokasi,” kata Alfian.
Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.
Penandatanganan MoU turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Wakil Ketua Komite Tetap Manajemen Risiko dan Mitigasi Krisis KADIN Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia, Dr Capt Marcellus Jayawibawa; Direktur Utama PT CWPS H Abdul Karim; Direktur CV Nera Agro Mandiri Susan Susanti; serta Pembina Yayasan Trisakti Himawan.
Melalui kolaborasi ini, para pihak berharap pengelolaan jagung hibrida di Cianjur dapat menjadi model kerja sama pertanian yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan nasional.







