MANADO (kabarpublik.id) – Empat orang terseret ombak saat mandi dan bermain di Pantai Tuturuga, Desa Ranowangko, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (22/8) sekitar pukul 17.30 WITA. Dua korban meninggal dunia, satu orang masih dalam pencarian, dan satu lainnya berhasil diselamatkan.
Humas Basarnas Sulawesi Utara Nuriadin Gumeleng mengatakan peristiwa terjadi ketika keempat korban sedang mandi di pantai. Tiba-tiba gelombang besar datang dan menyeret mereka ke laut.
“Kejadian bermula saat empat korban mandi di pantai. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka ke laut,” kata Nuriadin di Manado, Sabtu.
Warga setempat berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban ke Rumah Sakit Tondano. Dari tiga korban tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya selamat dan masih menjalani perawatan.
Sementara itu, satu korban lainnya hingga Sabtu malam masih belum ditemukan.
Setelah menerima laporan dari BPBD Kabupaten Minahasa, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado memberangkatkan Tim SAR sekitar pukul 19.05 WITA untuk melakukan pencarian dan pertolongan.
Operasi SAR melibatkan BPBD Minahasa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat. Petugas mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain perahu karet, perlengkapan selam, peralatan water rescue, Aqua Eye, dan drone thermal untuk membantu pencarian.
Kepala Basarnas Sulawesi Utara George Mercy Randang mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di kawasan pantai, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang.
Ia meminta masyarakat mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri beraktivitas di laut ketika kondisi gelombang berbahaya.
Adapun korban yang masih dalam pencarian adalah Kenzy Lengkong (17), laki-laki asal Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan.
Dua korban yang meninggal dunia setelah ditemukan dan dievakuasi ke rumah sakit adalah Candra Pitoy (17), laki-laki asal Kelurahan Walian, Tomohon Selatan, serta Grazelli Kindangen (18), perempuan asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan.
Sementara itu, Miki Somba (16), perempuan asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan, ditemukan dalam kondisi selamat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.





