News Update
Live Update Berita Terkini

Film Dokumenter Ekspedisi Cicatih Elpala SMA Negeri 68 Jakarta Tayang Perdana

Rabu, 2 Sep 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
1.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Film dokumenter Ekspedisi Cicatih Elpala SMA Negeri 68 Jakarta diputar perdana di lingkungan SMA Negeri 68 Jakarta, Selasa (1/9/2026). Pemutaran film ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kegiatan ekspedisi sekaligus menanamkan kecintaan terhadap alam dan tanah air kepada generasi muda.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMA Negeri 68 Jakarta Yunidar, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Iyan Maulana, pendiri Elpala Dar Edi Yoga dan Eka Bama Putra, perwakilan Kementerian Pertahanan, serta sejumlah unsur pendukung, termasuk Wanadri dan Koordinator Pick Up Mini Bus Community (PMBC) Dadang Hermawan.

Kabid Komunikasi Sosial Pusvet Badan Pertahanan Nasional Kementerian Pertahanan, Kolonel Moh. Khoirul Hadi, yang mewakili Kemhan sekaligus terlibat dalam ekspedisi, mengapresiasi kegiatan tersebut karena melibatkan generasi muda dalam aktivitas pencinta alam.

Menurut Khoirul Hadi, kegiatan pencinta alam dapat menjadi sarana untuk membangun kecintaan terhadap tanah air sekaligus menumbuhkan semangat bela negara. Generasi muda, kata dia, perlu mengenal Indonesia secara lebih dekat, termasuk wilayah dan kekayaan alam yang dimilikinya.

“Ketika berbicara tentang cinta tanah air, kegiatan-kegiatan pencinta alam merupakan salah satu opsi. Masih banyak bentuk lainnya. Intinya, energi dan tenaga generasi muda harus disalurkan dalam kegiatan yang positif,” ujar Khoirul Hadi.

Ia menilai pengenalan wilayah Indonesia penting dilakukan secara berkelanjutan karena setiap generasi akan terus berganti. Pengetahuan tentang wilayah darat dan laut, udara, pulau-pulau terluar, hingga sumber air perlu diwariskan agar kesadaran terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terjaga.

Selain memperkenalkan alam Indonesia, kegiatan ekspedisi juga dinilai mampu membentuk karakter peserta. Pengalaman di lapangan dapat mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan.

Khoirul Hadi juga mengingatkan kembali Kode Etik Pecinta Alam Indonesia yang disahkan dalam Gladian Nasional IV di Ujung Pandang pada Januari 1974. Kode etik tersebut memuat lima nilai utama, yakni mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga alam dan menggunakan sumber daya sesuai kebutuhan, mengabdi kepada bangsa dan tanah air, menghormati tata kehidupan masyarakat serta sesama manusia, dan mempererat persaudaraan antarpencinta alam.

“Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diwariskan kepada generasi muda. Semoga film ini dapat menginspirasi dan mendorong lebih banyak kegiatan yang melibatkan pelajar dalam mencintai alam, mencintai tanah air, dan membangun semangat bela negara,” katanya.

Ekspedisi Cicatih Elpala melibatkan alumni dan anggota aktif Elpala SMA Negeri 68 Jakarta. Tim menyusuri kawasan hulu Sungai Cimelati hingga Sungai Cicatih, Leuwi Lalay, Sukabumi, sebelum mengakhiri perjalanan di kawasan Pelabuhan Ratu.

Pemutaran film dokumenter tersebut juga menjadi bagian dari penanda perjalanan Elpala yang telah berusia 40 tahun sejak didirikan pada 1986. Film ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi ekspedisi, tetapi juga menyimpan nilai, pengalaman, dan semangat yang dapat diteruskan kepada generasi Elpala berikutnya.

Film dokumenter Ekspedisi Cicatih Elpala dapat disaksikan melalui kanal YouTube penyelenggara.

No More Posts Available.

No more pages to load.