JAKARTA (kabarpublik.id) – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung menghadiri kegiatan kunjungan dan pembekalan siswa SMA Taruna Nusantara di Kementerian Keuangan pada Selasa (14/4).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran kebijakan fiskal serta kontribusi generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Menurut Juda, Indonesia menargetkan menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045, dengan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai USD9,8 triliun dan pendapatan per kapita lebih dari USD13 ribu.
Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat ke-16 ekonomi dunia dengan PDB sekitar USD1,5 triliun. Sementara itu, pendapatan per kapita berada di kisaran USD5.030 per tahun, yang menempatkan Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah.
Ia menilai, tantangan utama menuju 2045 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Rata-rata lama sekolah masyarakat Indonesia masih sekitar 8,8 tahun, serta angka partisipasi pendidikan tinggi yang perlu terus ditingkatkan.
Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong berbagai program strategis di bidang pendidikan, termasuk pembangunan sekolah rakyat dan penguatan sekolah unggulan guna memutus rantai kemiskinan.
Selain itu, Juda juga menyoroti bonus demografi Indonesia yang didominasi penduduk usia produktif sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa kebijakan fiskal melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga perlindungan sosial.





