JAKARTA (kabarpublik.id) – Kementerian Sosial (Kemensos) memfasilitasi layanan operasi katarak gratis bagi ratusan lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan program yang dipusatkan di RSUD Ende tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memenuhi hak kesehatan lansia sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka.
“Hari Lanjut Usia Nasional menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memuliakan para lansia,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/6).
Menurutnya, lansia bukan beban pembangunan, melainkan bagian penting dari masyarakat yang berhak memperoleh perlindungan, jaminan sosial, serta akses terhadap berbagai program pemberdayaan yang inklusif.
Berdasarkan data Kemensos, sebanyak 180 pasien dari Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Ngada telah menjalani operasi katarak pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026.
Untuk memastikan peserta mendapatkan layanan yang optimal, Kemensos menanggung seluruh kebutuhan operasional bagi peserta yang berasal dari luar daerah. Fasilitas tersebut meliputi transportasi, akomodasi penginapan, hingga konsumsi selama mengikuti program.
Selain layanan kesehatan, Kemensos melalui Sentra Efata Kupang juga menyalurkan 338 paket bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa sembako kepada peserta skrining yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 5.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan bakti sosial HLUN 2026 di NTT telah menjangkau 7.930 penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.208 orang menerima manfaat layanan operasi katarak yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di NTT.
Program ini diharapkan dapat membantu lansia dan kelompok rentan memperoleh kembali kualitas penglihatan yang lebih baik sehingga tetap produktif dan mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.





