Breaking News
Live Update Berita Terkini

Xiaomi Indonesia: Pelemahan Rupiah dan Kelangkaan Memori Berpotensi Naikkan Harga Gawai

Selasa, 2 Jun 2026
Editor: Eky
Arsip foto - Pedagang merapikan ponsel bekas yang dijual di ITC Roxy Mas, Jakarta, Minggu (5/10/2025). (ANTARA FOTO/Naufal Khoirulloh/Adm/foc)
Dengarkan dgn suara Siap
1.8K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Xiaomi Indonesia mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta terbatasnya pasokan komponen memori di pasar global berpotensi memengaruhi harga gawai di Indonesia.

Direktur Pemasaran Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, mengatakan perusahaan masih memantau perkembangan industri sebelum memutuskan langkah terkait penyesuaian harga produk.

“Bukan hanya faktor nilai tukar mata uang, tetapi kondisi industri, termasuk keterbatasan pasokan RAM, juga menjadi salah satu penyebab yang dapat meningkatkan harga produk,” ujar Andi di Jakarta, Selasa (2/6).

Menurutnya, harga gawai saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, tidak hanya fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar AS. Kelangkaan komponen memori yang terjadi secara global juga memberikan tekanan pada biaya produksi perangkat elektronik.

Kondisi tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan industri kecerdasan buatan (AI) terhadap komponen memori, sehingga pasokan untuk sektor lain menjadi lebih terbatas.

Meski demikian, Xiaomi belum dapat memastikan apakah akan melakukan penyesuaian harga produk dalam waktu dekat.

“Kami belum bisa memastikan kapan penyesuaian harga akan dilakukan. Namun, Xiaomi akan terus berupaya menghadirkan produk dengan nilai terbaik yang tetap relevan bagi konsumen Indonesia,” kata Andi.

Ia menambahkan, dinamika industri dan kondisi ekonomi global saat ini berpotensi memengaruhi harga gawai pada masa mendatang. Karena itu, konsumen disarankan mempertimbangkan kebutuhan pembelian perangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga akibat penguatan dolar AS.

Sementara itu, sejumlah produsen dan distributor gawai di Indonesia juga mulai mencermati dampak pelemahan rupiah terhadap harga jual produk elektronik.

Secara terpisah, CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian harga produk Apple di Indonesia apabila tekanan biaya akibat nilai tukar dan faktor industri terus berlanjut.

No More Posts Available.

No more pages to load.