Breaking News
Live Update Berita Terkini

Rany Mauliani: Kenaikan UMP Jakarta 2026 Cerminkan Perhatian Pemerintah pada Pekerja

Jumat, 26 Des 2025
Editor: Eky
Ilustrasi UMP Jakarta 2026 Naik. (kabarpublik.id)
Dengarkan dgn suara Siap
48.4K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani, menanggapi penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp5.729.876. Angka tersebut naik 6,17 persen atau bertambah Rp333.115 dibandingkan UMP tahun sebelumnya.

Menurut Rany, setiap kenaikan UMP patut disyukuri karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Ia juga menegaskan bahwa DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan UMP tertinggi di Indonesia.

“Alhamdulillah, berapa pun kenaikan UMP harus kita syukuri. Mudah-mudahan ke depan kenaikannya bisa terus berlanjut dan semakin signifikan,” ujar Rany, Jumat (26/12).

Rany menjelaskan, penyesuaian UMP harus tetap mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Ia optimistis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu meningkatkan dukungan terhadap pekerja seiring membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya pendapatan daerah.

“Kenaikan UMP tidak hanya dilihat dari besarannya, tetapi sebagai bagian dari proses perbaikan kualitas hidup masyarakat secara bertahap. Insya Allah, ke depan kehidupan warga Jakarta akan semakin baik,” tegasnya.

Sebelumnya, penetapan UMP Jakarta 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 dengan variabel indeks alfa sebesar 0,75. Penetapan ini merupakan hasil kesepakatan antara Pemprov DKI Jakarta, serikat pekerja, dan unsur pengusaha yang tergabung dalam Dewan Pengupahan.

Selain menaikkan upah di atas angka inflasi, Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen menjaga kesejahteraan pekerja melalui berbagai program subsidi. Di sisi lain, pemerintah daerah turut menyiapkan insentif bagi pelaku usaha guna menjaga keberlanjutan ekonomi serta mewujudkan keadilan sosial di Jakarta.

No More Posts Available.

No more pages to load.