Laporan : Rifaldy Polamolo / Editor : YR
GORONTALO [Kabarpublik.id] – Pencanangan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) jenjang PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Gorontalo akhirnya dimulai. Pencanangan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto.
Pencanangan PTMT yang dilakukan di Aula SMP N 2 Limboto tersebut juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Ketua DPRD, Ketua PGRI, Kakan Kemenag, Kadis Kesehatan, Kepala BPBD, Kadis Perhubungan dan Kapolres Gorontalo.
Pada kesempatan tersebut Nelson menyampaikan beberapa hal mengenai PTMT. Kata dia, PTMT merupakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah agar para siswa dapat kembali belajar di sekolah dengan metode yang aman ditengah pandemi covid-19.
PTMT adalah melangsungkan pembelajaran dengan waktu sekolah yang sudah diatur. Dengan kata lain, setiap siswa yang akan belajar di sekolah memiliki jadwal atau jam masuk yang berbeda-beda.
Disamping itu juga, jumlah siswa yang akan berada dalam satu kelas tidak sama seperti sebelum pandemi. Jika dalam satu kelas terdapat 30 orang, maka hanya setengahnya saja yang bisa masuk kelas. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan siswa saat PTMT dilaksanakan.
“Hal ini kita lakukan untuk menjamin keamanan para siswa saat melakukan PTMT di sekolah mereka.” Ungkap Nelson. Rabu (01/09/2021).
Ia menegaskan, meskipun PTMT ini akan dilakukan, Bupati dua periode itu meminta agar penerapan protokol kesehatan di sekolah diperketat.
“Tentunya mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan. Dan juga anak-anak harus sudah divaksin.” Pungkasnya. #[KP].





