Breaking News
Live Update Berita Terkini

MENKES RI TERAWAN AGUS PUTRANTO HADIRI 1ST SULUT-GO RADIOLOGIC SCIENTIFIC DI GORONTALO

Minggu, 27 Okt 2019
Editor:
Dengarkan dgn suara Siap
5.5K pembaca

Laporan: Rizky Umar (Jarber SMSI)
Editor: Mahmud Marhaba

GORONTALO [KP] – Simposium 1St Sulut-Go Radiologic Scientific yang digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI) Cabang Sulut – Gorontalo dihadiri Menteri Kesehatan RI, Letjen (Purn.) DR. Dr. Terawan Agus Putranto, SP.Rad (K), Minggu (27/10/2019),
di Hotel Horison Nayumi Gorontalo. Mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto ini menjadi keynote spekaer dalam simposium yang diikuti 200 dokter Umum dan dokter Spelsialis.

Sebelumnya, simposium berlangsung sejak Sabtu 26 Oktober 2019 kemarin, diisi dengan workshop USG Fast dan Demo Radiologi intervensi bertempat di RSU Prof. Aloei Saboe Gorontalo.

Menyinggung soal kunjungannya, Menkes mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Gorontalo merupakan pertama kali ia menjabat sebagai menteri.

“Jadi ini akan saya kenang, sebagai tempat belajar pertama saya bertugas sebagai menteri”, tuturnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Idah Syaidah, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Walikota Gorontalo Marten Taha, Kepala kesehatan Kodam 13 Merdeka, Ketua dan seluruh pengurus (PDSRI), Direktur RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe, Kadis Kesehatan se Provinsi Gorontalo, dan para tamu undangan.

Digelarnya simposium 1St Sulut-Go Radiologic Scientific nampak beroleh apresiasi Terawan. Ia
menilai, kegiatan yang digagags Perhimpunan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI) Cabang Sulut – Gorontalo bisa membuka wawasan masyarakat dan para dokter.

“Kegiatan ini akan membuka wawasan dari masyarakat maupun kalangan dokter, bahwa ada teknologi canggih yang bisa menolong banyak orang”, ungkapnya.

Terawan menegaskan dua pokok permasalahan yang harus diselesaikan petugas kesehatan untuk mensukseskan visi Presiden, yakni ikut menyelesaikan permasalahan yang ada di BPJS Kesehatan dan yang kedua penanganan masalah stunting.

Menkes juga menyebut dirinya pun akan memberikan gaji pertama sebagai menteri untuk membantu masalah dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Itu sudah dorongan hati dan gerakan moral saya, kalau ada sesuatu yang kira-kira kita bisa bantu ya kita berikan, jangan lihat nilainya tapi lihat niat kita”, imbuhnya. # [KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.