News Update
Live Update Berita Terkini

Kebakaran Hutan Pinus di Wonosobo Melahap 1,22 Hektare Lahan

Minggu, 6 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Ilustrasi - Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Senen, Kelurahan Sungai Rasau, Kecamatan Singkawang Utara, Sabtu (ANTARA/Narwati)
Dengarkan dgn suara Siap
2.7K pembaca

WONOSOBO (kabarpublik.id) – Kebakaran melanda kawasan hutan produksi tanaman pinus milik Perhutani di Petak 24A RPH Kleseman, Desa Wonosari, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (5/9) malam.

Pamapta Polres Wonosobo Ipda Jaka Candra mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.30 WIB. Polisi kemudian langsung mendatangi lokasi bersama personel Polsek Kalikajar untuk melakukan penanganan.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak bersama dengan pihak terkait. Petugas bersama-sama melakukan pemadaman dan melokalisir api agar tidak merambat ke area hutan lainnya,” kata Jaka di Wonosobo, Minggu (6/9).

Sesampainya di lokasi, petugas menemukan api membakar semak belukar di kawasan hutan produksi yang ditanami pohon pinus. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 1,22 hektare.

Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari Koramil, BPBD, Perhutani, SAR, relawan, perangkat desa, hingga masyarakat setempat. Petugas melakukan pemadaman sekaligus membuat api tetap terkendali agar tidak meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan manual yang tersedia di lokasi. Setelah sekitar 1,5 jam berjibaku dengan api, petugas berhasil memadamkan kebakaran sekitar pukul 22.00 WIB.

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan. Alhamdulillah, sekitar pukul 22.00 WIB api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian materiil dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam pendataan dan belum dapat dipastikan.

Polres Wonosobo mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Warga juga diminta menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan api.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan api. Jika melihat adanya titik api atau kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” kata Jaka.

No More Posts Available.

No more pages to load.