JAKARTA (kabarpublik.id) – Warga RT 02 RW 018, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, mengeluhkan tumpukan sampah di area lapangan lingkungan Jalan Palem Lestari. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung hampir satu bulan dan menimbulkan bau tidak sedap.
Warga menilai penumpukan sampah tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama bagi anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.
Ketua RT 002 RW 018 Kelurahan Cengkareng Barat, Jethro Odolf Atmapralieto, mengatakan pihaknya sebenarnya telah berupaya mengangkut sampah tersebut. Namun, proses pengangkutan sempat tertunda karena adanya permintaan persetujuan dari pihak RW.
“Sebetulnya sampah ini sudah kami tangani dan siap dibuang. Namun saat akan diangkut, ada permintaan agar pengeluaran sampah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Ketua RW,” ujar Jethro, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, warga terus menyampaikan keluhan akibat bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut.
“Kami memikirkan kenyamanan dan kesehatan warga. Banyak yang mengeluh karena aroma sampah cukup menyengat. Kami khawatir berdampak pada kesehatan warga, terutama anak-anak,” katanya.
Sementara itu, Ketua RW 018 Kelurahan Cengkareng Barat, Iskandar, membenarkan adanya penumpukan sampah di wilayahnya. Ia menyebut persoalan tersebut tidak hanya terjadi di RT 002, tetapi juga di beberapa titik lain di lingkungan RW 018.
“Penumpukan sampah ini terjadi kurang dari satu bulan dan bukan hanya di RT 002 saja,” ujar Iskandar.
Ia menjelaskan, wilayah RW 018 sebenarnya memiliki lokasi pembuangan sementara yang dikelola Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat. Namun, ia mengakui sistem pengelolaan sampah di lingkungan tersebut masih perlu dibenahi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Achmad Hariadi, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan terkait keterlambatan pengangkutan sampah tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti informasi ini,” ujar Achmad singkat saat dikonfirmasi.
Warga berharap pengurus RT, RW, pengelola lingkungan, dan instansi terkait segera berkoordinasi untuk membersihkan tumpukan sampah serta memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut agar lingkungan tetap bersih dan sehat.





