Breaking News
Live Update Berita Terkini

TNI Kerahkan 35 Ribu Personel Tangani Banjir dan Longsor di Pulau Sumatera

Selasa, 16 Des 2025
Editor: Eky
TNI kerahkan personil untuk percepatan perbaikan pasca bencana. (Foto: Puspen TNI)
Dengarkan dgn suara Siap
38.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – TNI menegaskan komitmennya membantu penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga saat ini, sebanyak 35.477 personel telah dikerahkan ke tiga provinsi terdampak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen TNI Osmar Silalahi dalam keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (15/12/25).

Untuk memperkuat penanganan darurat, TNI mengirimkan Batalyon Teritorial Pembangunan 899 (Yon TP 899) dari Kodam Jaya ke Aceh Tamiang menggunakan tiga pesawat Hercules. Satuan ini dilengkapi mesin penjernih air portabel, genset, serta peralatan pendukung lainnya.

Selain itu, sebanyak 310 personel Batalyon Zeni Marinir diberangkatkan ke wilayah Sibolga dengan membawa alat berat, termasuk dozer dan ekskavator. TNI AD juga menyiagakan pasukan zeni, yakni Batalyon Zipur 10 Kostrad dari Pasuruan dan Batalyon Zipur 5 Kodam V/Brawijaya dari Malang, yang akan diberangkatkan menggunakan KRI Teluk Banten.

Dalam mendukung distribusi bantuan, TNI mengerahkan 81 unit alutsista yang terdiri dari pesawat, helikopter, kapal perang, dan kendaraan darat. Hingga kini, sebanyak 2.315,68 ton bantuan logistik telah disalurkan melalui jalur udara, laut, dan darat.

TNI bersama Kementerian PUPR dan pemerintah daerah juga telah membangun tujuh jembatan siap pakai, masing-masing satu unit di Aceh, tiga di Sumatera Utara, dan tiga di Sumatera Barat. Selain itu, TNI mengoperasikan dapur lapangan, mendirikan 49 pos kesehatan, serta mengerahkan dua KRI yang difungsikan sebagai rumah sakit.

“TNI akan terus mengerahkan seluruh kemampuan untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” tegas Brigjen TNI Osmar Silalahi.

No More Posts Available.

No more pages to load.