News Update
Live Update Berita Terkini

Fadli Zon: Satu Abad Jam Gadang Tegaskan Identitas Budaya dan Sejarah Bangsa

Minggu, 21 Jun 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Menteri Kebudayaan bersama berbagai pihak terkait dalam malam puncak perayaan Satu Abad Jam Gadang. (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)
Dengarkan dgn suara Siap
60.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa peringatan 100 tahun Jam Gadang menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi ikon Kota Bukittinggi tersebut sebagai simbol sejarah, budaya, dan identitas bangsa Indonesia.

Dalam keterangan resminya, Minggu, Fadli mengatakan Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat besar sebagai negara dengan keberagaman yang luar biasa. Menurutnya, budaya Minangkabau merupakan salah satu kekuatan budaya nasional yang memiliki nilai dan ekspresi budaya yang khas.

“Kita adalah negara dengan keberagaman yang luar biasa. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, kekayaan budaya Indonesia sangat besar, termasuk budaya Minangkabau dengan berbagai nilai dan ekspresinya,” ujar Fadli.

Ia menjelaskan, Jam Gadang yang berdiri sejak 1926 tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga menjadi saksi berbagai peristiwa penting dalam perjalanan bangsa. Bangunan bersejarah tersebut telah melewati masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, hingga era pembangunan nasional.

Menurut Fadli, keberadaan Jam Gadang memiliki makna yang lebih dalam karena menjadi simbol perjalanan zaman dan perkembangan Indonesia dari masa ke masa.

“Jam Gadang bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga penanda zaman. Ke depan, ia akan menjadi saksi lahirnya Generasi Indonesia Emas 2045,” katanya.

Fadli juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan peringatan satu abad Jam Gadang. Ia menilai keberhasilan acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, korporasi, dan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan bahwa rangkaian peringatan 100 tahun Jam Gadang telah berlangsung sejak 3 Juni hingga 21 Juni 2026.

Menurut Ramlan, malam puncak peringatan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya sekaligus menegaskan posisi Bukittinggi sebagai salah satu pusat kebudayaan penting di Indonesia.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan peringatan satu abad Jam Gadang, di antaranya kompetisi fotografi, Festival Internasional Literasi Minangkabau, seminar internasional bertema sejarah dan budaya, serta pertunjukan seni tradisional dari Sumatra Barat dan berbagai daerah di Indonesia.

Melalui peringatan ini, Kementerian Kebudayaan berharap Jam Gadang tidak hanya dikenal sebagai ikon Kota Bukittinggi, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia serta simbol kekayaan budaya nasional yang mampu memperkuat posisi Indonesia di kancah dunia.

No More Posts Available.

No more pages to load.