Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menyatakan penyesuaian jadwal ini dilakukan agar layanan yang diterima warga benar-benar inklusif.
“Fasilitas akses, informasi, dan layanan prioritas perlu dipastikan lengkap sebelum peresmian, termasuk bagi penyandang disabilitas, lansia, anak, dan warga yang berpindah moda di Manggarai,” jelas Chico di Jakarta, Rabu.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan tarif LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai akan tetap sebesar Rp5.000 pada masa awal operasional hingga Oktober 2026.
Setelah masa transisi tersebut, Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menentukan besaran tarif selanjutnya, termasuk kemungkinan adanya tarif khusus bagi pengguna LRT Jakarta.
Pramono menyebut pihaknya juga tengah mempertimbangkan adanya kebijakan khusus terkait tarif pada masa awal pengoperasian LRT Jakarta.
“Ada kemungkinan angkanya nanti kita memberikan kado sesuatu lah, tapi nanti kami putuskan,” kata Pramono.
Kendati demikian, Pramono memastikan 15 golongan di Jakarta tetap mendapatkan layanan transportasi gratis.
Lebih lanjut, Pramono memastikan progres pembangunan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai telah selesai 100 persen. Menurut Pramono, rel dan jalur layang LRT Jakarta kini sudah rampung.
Saat ini, proses yang dilakukan tinggal menunggu pengujian dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan. (ant)






