News Update
Live Update Berita Terkini

Kapolri Hadiri Pembukaan Pameran Nasirun di Galeri Nasional Indonesia

Sabtu, 12 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (kanan) menghadiri pembukaan Pameran Nasirun bertajuk “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026). ANTARA/HO-Polri
Dengarkan dgn suara Siap
27.5K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan pameran karya Nasirun bertajuk “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu malam.

Kehadiran Kapolri menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan seni dan budaya Indonesia sekaligus dukungan kepada para seniman dalam menjaga warisan budaya.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Dalam keterangan resmi Divisi Humas Mabes Polri di Jakarta, Sabtu, kehadiran Listyo Sigit juga mencerminkan dukungan terhadap upaya seniman menghormati para pendahulu dan mempertahankan nilai-nilai tradisi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Pameran “Bersimpuh di Kaki Para Guru” merupakan bentuk penghormatan Nasirun kepada para guru dan perupa senior yang dinilai memberikan inspirasi sekaligus memengaruhi perjalanan keseniannya.

Nasirun dikenal sebagai salah satu pelukis kontemporer Indonesia yang banyak mengangkat tema kebudayaan Jawa, spiritualitas, dan persoalan sosial dalam karya-karyanya.

Sejumlah karya dari berbagai periode ditampilkan dalam pameran tersebut. Beberapa di antaranya adalah Persembahan untuk Bathara Guru (1999), Komidi Putar Pasar Malam (2010), Tahta untuk Petruk (2015), Realis yang Semurni-murninya (2018), dan Kopiah Pertama yang Dilukis Nasirun (2023).

Karya-karya tersebut memperlihatkan perjalanan artistik Nasirun dalam memadukan tradisi dan spiritualitas dengan refleksi terhadap kehidupan sosial melalui pendekatan seni kontemporer.

Masyarakat dapat mengunjungi pameran tersebut mulai 13 September hingga 11 Oktober 2026. Pameran dibuka Selasa hingga Kamis pukul 10.00–18.00 WIB serta Jumat hingga Minggu pukul 10.00–20.00 WIB. Pameran tutup setiap Senin.

Melalui pameran ini, penghormatan terhadap guru dan para perupa pendahulu menjadi bagian penting dari perjalanan berkesenian Nasirun. Pameran tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat terus terhubung dengan perkembangan seni kontemporer.

No More Posts Available.

No more pages to load.