Laporan : Risky & Rizal (Jarber SMSI)
Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO [KP] – Bencana tidak pernah memandang derajat seseorang. Siapa pun tak terkecuali bisa mengalaminya. Seperti yang dialami Rusli Wahab (54) seorang kepala keluarga yang berprofesi sebagai pengendara bentor. Dia hanya mampu pasrah dan berserah diri setelah dirinya tahu jika rumah yang dibangunnya musnah dilalap si jago merah.
Seperti bisanya, Rusli pergi mengais rezeki dari bentor yang dimilikinya. Rumah yang berada di Jalan Agus Salim, Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo ditingalkannya dalam kondisi aman.
Sekitar pukul 22.00 wita, Rabu (10/07/2019) penghuni rumah dikagetkan dengan teriakan warga jika terjadi kebakaran. Saksi mata di tempat kejadian, Lusi, yang juga penghuni rumah mengatakan jika dirinya kaget api sudah naik hingga ke plafon.
Hadijah Yusuf, istri Rusli Wahab tak bisa berbuat apa-apa. Api yang begitu cepatnya menjalar membuat dirinya tak mampu menyelamatkan barang miliknya, bahkan api pun melahap rumah anaknya yang baru saja dibangun.
Empat unit mobil pemadam kebakaran bergerak cepat. Mereka berupaya untuk memadamkan api. Sayangnya, rumah yang menjadi korban kebakaran itu berada jauh dari jangkaun mobil pemadam kebarakan. Hal ini diakui Jefri Tongkodu, salah satu dari 12 orang regu pemadam kebakaran.
Abdurahman Yusuf, adik dari pemilik rumah Hadijah Yusuf, Kamis (11/07/2019) mengatakan jika titik api berasal dari dapur rumah. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, meski pemilik rumah dan keluarga hanya tersisa pakaian di badan.
“Diperkirakan nilai kerugian akibat kejadian ini kurang lebih 300.000 juta,” ungkap Abdurahman sambil berharap uluran bantuan dari pihak pemerintah.
Hingga berita ini dilansir, pihak Kelurahan setempat, Dinas Sosial Provinsi, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pukul 16.00 wita, telah melakukan kunjungan ke lokasi kejadian, dan menyalurkan bantuan awal berupa alat dapur dan baju sekolah, sarung, tikar, tenda, beras, supermi serta ikan kaleng.#[KP/MM]





