Breaking News
Live Update Berita Terkini

Otoritas Malaysia Investigasi Kasus Kopilot Pembawa Ekstasi

Senin, 3 Agu 2026
Editor: Jamalul Insan
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama (tengah) didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Hengky Aritonang (kiri) dan Kasubdit 2 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Awaludin Amin (kanan) menunjukkan seragam pilot milik tersangka saat konferensi pers pengungkapan penyelundupan ekstasi dan sabu di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (31/7/2026). ANTARA FOTO
Dengarkan dgn suara Siap
2.1K pembaca
KUALA LUMPUR  (Kabarpublik.id) – Otoritas Malaysia menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh berkaitan kasus kopilot asal Malaysia berinisial MSO yang tertangkap membawa 26 kilogram ekstasi dari Malaysia sampai ke Indonesia.

Investigasi dilakukan kepolisian Malaysia (PDRM), Kementerian Perhubungan Malaysia (MOG), Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS) serta Grup Aviasi Malaysia (MAG).

Informasi yang dihimpun ANTARA di Kuala Lumpur, Senin, polisi Malaysia masih menyelidiki cara MSO lolos dari pemeriksaan Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Sementara Direktur Jenderal Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS) Mohd Shuhaily Mohd Zain menyatakan setiap kru penerbangan di Malaysia melalui pemeriksaan ketat di bandara.

Menurut Shuhaily, setiap pelaku memiliki modus untuk dapat melakukan tindak pidana seperti penyelundupan. Hal tersebut, kata dia, yang kini tengah diselidiki kepolisian Malaysia.

Otoritas Malaysia menegaskan tidak akan berkompromi apabila ada keterlibatan oknum petugas yang membantu MSO dapat melenggang dari KLIA (Kuala Lumpur International Airport)
dengan narkobanya.

Adapun Grup Aviasi Malaysia sendiri juga menyatakan akan meningkatkan prosedur pemeriksaan terhadap seluruh kru pesawat.

Sebelumnya, petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 70.144 butir ekstasi seberat 26 kg yang dilakukan seorang kopilot asal Malaysia, MSO.

Dalam aksinya MSO menggunakan modus memanfaatkan jalur kru pesawat, yang berbeda dengan jalur penumpang umum.

Di media sosial, sejumlah netizen Malaysia turut mempertanyakan prosedur pemeriksaan terhadap kru pesawat di Bandara KLIA, lantaran MSO bisa lolos terbang dengan membawa koper berisi narkoba, dan yang bersangkutan juga diduga dalam pengaruh narkoba. (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.