News Update
Live Update Berita Terkini

BNPB: Kabut Asap dan Medan Terjal Hambat Pemadaman Karhutla di Bromo dan Butak

Senin, 14 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Petugas gabungan melakukan pemadaman api yang muncul di kawasan Gunung Butak, Jawa Timur, Jumat (4/9/2026). ANTARA/HO-Perhutani KPH Malang
Dengarkan dgn suara Siap
2.4K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kabut asap tebal, angin kencang, dan medan terjal menjadi kendala utama tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo dan Gunung Butak, Jawa Timur.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan tim masih melakukan pemadaman dan penanganan bara api di sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran.

“Pada Senin (14/9), tim fokus melakukan pemadaman terhadap sisa-sisa bara api di wilayah Jarak Ijo. Tantangannya berupa kabut asap dan medan yang sulit dijangkau,” ujar Berton di Jakarta, Senin.

Karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Blok Pengol, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, ditangani secara bersama oleh sejumlah unsur.

Tim yang terlibat terdiri atas BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Probolinggo, pengelola TNBTS, serta personel Manggala Agni.

Sementara itu, karhutla juga masih terjadi di kawasan Gunung Butak, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kebakaran yang pertama kali terdeteksi pada Jumat (4/9) tersebut hingga kini belum sepenuhnya padam.

BNPB mencatat kebakaran di kawasan Gunung Butak telah membakar lahan sekitar 478 hektare. Hingga Minggu (13/9), tim gabungan masih memantau empat titik api di wilayah Blitar dan satu titik api di kawasan Pujon Kidul.

Penanganan kebakaran di Gunung Butak melibatkan satuan tugas darat dan udara. Personel berasal dari BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, TNI/Polri, Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta komunitas Paguyuban Ojek Gunung Butak.

BNPB memastikan upaya pemadaman di kedua kawasan pegunungan tersebut terus dioptimalkan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas ke permukiman warga maupun kawasan konservasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.