News Update
Live Update Berita Terkini

Danantara Targetkan PSEL Kayu Manis Bogor Mulai Dibangun Akhir 2026

Rabu, 16 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Senior Vice President Stakeholder Relation Danantara Dede Firmansyah pada serah terima lahan di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan
Dengarkan dgn suara Siap
1.2K pembaca

BOGOR (kabarpublik.id) – Danantara menargetkan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kayu Manis, Kota Bogor, Jawa Barat, dimulai melalui peletakan batu pertama atau groundbreaking pada akhir 2026.

Senior Vice President Stakeholder Relation Danantara Dede Firmansyah mengatakan PSEL Kayu Manis merupakan bagian dari proyek PSEL gelombang kedua atau batch 2.

“Kita semua targetkan di tahun ini ada groundbreaking. Dari batch 2, di akhir tahun ini ekspektasinya seperti itu,” kata Dede di Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (16/9/2026).

Saat ini, proyek PSEL Kayu Manis masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study) yang dilakukan calon mitra. Calon mitra tersebut telah berstatus preferred partner, tetapi masih harus menyelesaikan studi kelayakan sebelum proyek masuk ke tahap selanjutnya.

Dede menargetkan studi kelayakan dapat rampung pada akhir 2026 sehingga proses pembangunan PSEL Kayu Manis dapat dipercepat.

“Ditargetkan di akhir tahun ini dapat diselesaikan, sehingga bisa dilakukan percepatan untuk melakukan groundbreaking juga di wilayah itu,” ujarnya.

Menurut Dede, kapasitas PSEL Kayu Manis nantinya diproyeksikan tidak jauh berbeda dengan PSEL Galuga di Kabupaten Bogor. Namun, kedua proyek tersebut akan dikerjakan oleh investor yang berbeda.

Ia menjelaskan studi kelayakan menjadi tahapan penting sebelum pembangunan dimulai. Kajian tersebut antara lain mencakup kesiapan proyek dan kondisi lahan yang akan digunakan.

Karena itu, target groundbreaking pada akhir tahun masih bergantung pada hasil studi kelayakan yang sedang berjalan.

Berbeda dengan PSEL Galuga

Dede menegaskan PSEL Kayu Manis merupakan proyek yang terpisah dari PSEL Galuga. PSEL Galuga masuk dalam gelombang pertama pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

PSEL Galuga dijadwalkan memasuki tahap konstruksi setelah groundbreaking pada Kamis (17/9/2026). Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal II hingga kuartal III 2028.

Pembangunan PSEL di kawasan Bogor Raya ditujukan untuk mengolah sampah menjadi energi listrik sekaligus mendukung penanganan persoalan sampah di wilayah tersebut.

Dengan pengembangan dua proyek tersebut, pengolahan sampah di wilayah Bogor diharapkan dapat dilakukan secara lebih terpadu sekaligus menghasilkan energi listrik.

No More Posts Available.

No more pages to load.