Ingkar Janji Berikan Proyek Pembangunan, Mantan Ketua PA Sei Rampah MS Disomasi Warga

BERITA, SUMUT185 Dilihat

Laporan : Yusa
Editor : YR

SUMATERA UTARA [kabarpublik.id] – Mantan Ketua PA Sei Rampah inisial MS disomasi warga inisial FPD. Somasi ini dilakukan karena mantan Ketua PA Sei Rampah ingkar janji terhadap pekerjaan Pembangunan Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Sibuhuan yang dijanjikan.

Akibat bujuk rayu dan janji manis tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 550 Juta.

Berdasarkan isi surat somasi, mantan Ketua PA Sei Rampah menjanjikan proyek Pembangunan Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri Sibuhuan.

Dari janji itu inisial MS membujuk rayu korban FPD sehingga FPD mengirimkan sejumlah uang dengan 2 (Dua) kali pengiriman. Pada saat pemberian uang pertama kali sebesar Rp 200 juta diterima langsung oleh MS.

Pemberian kedua dikirim lewat setor tunai oleh korban FPD sebesar Rp 350 juta. Bahkan lewat surat somasi yang dikirim Law Office Dedi Pranoto SH and Partners.

Pengacara Korban FPD Dedi Pranoto SH, Senin (21/11/2022) kepada awak media mengatakan terkait surat somasi yang dilayangkan kepada mantan PA Sei Rampah MS, dirinya belum memberikan keterangan. Sebab dirinya masih dalam keadaan sakit.

Sedangkan, Penghubung Komisi Yudisial Sumatera Utara Syah Rizal Munthe saat ditemui mengatakan terkait adanya informasi tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti jika ada laporan yang masuk ke Komisi Yudisial.

“Sejauh itu ada laporan kepada kami di Komisi Yudisial dengan dilengkapi bukti-bukti tentu ini akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Ketua PA Sei Rampah saat dikonfirmasi oleh kepada awak media, mengaku tidak pernah menjanjikan proyek tersebut.

“Jangan asal tuduh ya. Saya tidak pernah menjanjikan proyek tersebut. Dulu ya. Dan saya tidak menerima uang dia. Dia memberikan uang ke orang lain, dan itu yang kita usahakan agar orang itu mengembalikan. Jangan pernah dia menuntut ke saya, dia berikan uang bukan untuk saya, itu fitnah. Dan si Daulay tahu, uang dia sama siapa,” ujarnya.

Dirinya menambahkan jika uang tersebut tidak ada padanya.

“Bukan sama saya, jadi mohon di mengerti. Seharusnya Daulay bersama – sama dengan saya meminta uang dia kembali dari tangan orang itu. Jangan memfitnah saya,,”

“Jadi maunya saya, dibantu sama sama berusaha, dan sekarang ibu itu sudah berjanji dia tetap akan mengembalikan dalam seminggu ini. Saya desak terus dia, jadi Minggu ini dia akan kembalikan,” terangnya. #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar