Laporan : Yadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DPPKB Kota Ternate Fathiyah Suma menyatakan, program Kampung Keluarga Berkualitas sementara ini dipercepat kegiatannya dengan pola koordinasi yang dibangun di level kecamatan dan kelurahan.
Dalam upaya untuk mengkolaborasikan semua arah kebijikan pembangunan, sehingga nantinya yang terformat di dalam program Kampung KB itu adalah model pembangunan yang dikolaborasikan berdasarkan situasi problem yang ada di Kampung Keluarga Berkualitas (KB).
“Untuk Kota Ternate sendiri ada 8 Kampung KB di 8 kecamatan itu juga masih tetap bergiat dari waktu ke waktu untuk mengembangkan role model Kampung KB dalam sinergi untuk pengembangan program pembangunan kependudukan dan keluarga berencana serta percepatan penurunan stunting,” ucapnya diruang kerjanya, pada Jumat (03/02/2023)
Dikatakan, jadi sinergi yang kuat harus dibangun karena role model untuk kolaborasi program pembangunan daerah itu untuk di setiap kelurahan, kita akan melihat role model ini yang ada kampung keluarga berkualitas.
Disebutkan, dan kemarin juga sudah disusul dengan adanya surat instruksi dari Menteri Dalam Negeri terkait dengan Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2022 tentang percepatan pembentukan kampung keluarga berkualitas.
“Dan sesuai dengan rotmet yang ada untuk Kota Ternate sendiri kita sampai dengan tahun 2023 ini diharapkan seluruh kelurahan di Kota Ternate akan menjadi kampung keluarga berkualitas dengan mengembangkan role model program kampung keluarga berkualitas,” sebutnya.
Dan ini merupakan sebuah hal yang luar biasa menjadi semangat DPPKB selaku OPD teknis yang bertanggungjawab untuk melanjutkan koordinasi ke lintas OPD teknis lainnya, termasuk DP3A yang notabennya banyak bersentuhan dengan kegiatan di DPPKB.
Kemudian selanjutnya, dengan Dinas – dinas lainnya dalam upaya untuk membentuk role model untuk disemua kelurahan. Ini untuk mengedepan kampung KB di setiap kelurahan. Fathiyah menambahkan, terkait koordinasi dengan kecamatan dan kelurahan ia bilang, pihaknya hanya berkoordinasi dengan pihak Kepala Bagian atau Kabag Pemerintahan.
“Karena ini selaras sekali untuk arah pergerakan kita di lapangan. Makannya koordinasi harus dibangun dengan intensi dan efektif komunikasi -nya, sehingga nantinya kita dalam satu format yang sama untuk pengembangan kampung keluarga berkualitas di tahun ini,” pungkasnya. #[KP]






