DPPKB Kota Ternate Mulai Lakukan Progres Kegiatan Kampanye Pendampingan Catin

Jumat, 3 Feb 2023
Kepala DPPKB Kota Ternate, Fathiyah Suma. (Gambar : Yadi)
Dengarkan dgn suara Siap
5.9K pembaca

Laporan : Yadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DPPKB dan juga selaku Sekretariat Percepatan Penurunan Stunting Kota  Ternate di awal Januari tahun 2023 sudah mulai melakukan progres kegiatan kampanye pendampingan calon pengantin atau Catin.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Dimana dalam kegiatan tersebut DPPKB fokus untuk percepatan penurunan angka stunting di Kota Ternate. Pada tahun 2022 kemarin Kota Ternate dalam kerja – kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting atau TPPS berhasil menurunkan angka prevalensi stunting, dari angka 24 persen turun menjadi 17,7 persen.

Demikian disampaikan oleh Kepala DPPKB Kota Ternate, Fathiyah Suma. Dirinya mengatakan, ini merupakan kerja kolaborasi dari TPPS. Tahun ini TPPS memulainya dengan kampanye pendamping Catin. Ini diharapkan sebagai bentuk semangat untuk melaksanakan arahan dari Peraturan Wali Kota Ternate Nomor 19 tahun 2022 tentang pendampingan pra nikah bagi remaja dan calon pengantin.

“Dimana disitu dibangun suatu sistem layanan pendampingan calon pengantin oleh tim pendamping keluarga bersama dengan lintas  OPD teknis terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas DPPKB, Dukcapil, dan Kantor Urusan Agama,” ucapnya kepada media ini di ruang kerjanya, Jumat (03/01/2023).

Dalam membangun sistem layanan untuk pendampingan calon pengantin ini pihaknya berharap, setiap calon pengantin tiga bulan sebelum menikah sudah pendampingan, dalam aspek mereka dipastikan dulu mendapatkan pencatatan secara administrasi di kelurahan sebagai pasangan yang nantinya akan menikah.

Lanjut, kemudian didampingi oleh TPK, lalu diarahkan untuk mendapatkan streaming layanan kesehatan di puskesmas yang ada di kecamatan Kota Ternate. Setelah menjalani      streaming pemeriksaan kesehatan, calon pengantin harus dipastikan dalam kondisi optimal untuk melaksanakan fase pernikahan nanti.

“Mereka itu akan ikut di input dalam satu aplikasi yang disebut ELSIMIL, yaitu aplikasi   elektronik siap nikah, dan siap hamil, yang nantinya sebagai bentuk pendampingan. Dimana didalam pendampingan itu akan diikuti bagi calon pendamping dalam kurun waktu 3 bulan,”ujarnya

Diharapkan bisa diikuti perkembangan status kesehatannya, dan dipastikan mendapatkan pendampingan dari KUA untuk pembimbingan pra nikah. Bimbingan pra nikah yang diharapkan adalah untuk menguatkan secara aspek mental setiap pasangan calon pengantin untuk dapat menjalani fase pernikahan yang betul – betul disesuaikan dengan syariat agama yang ada.

Dirinya menambahkan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga akan bergabung dalam konteks, setelah menjalani fase  pendampingan ini mereka akan didaftarkan untuk mendapatkan dokumen-dokumen   kependudukan yang baru bagi orang yng sudah berkeluarga atau menikah.

“Dan ini kita bangun dalam kampanye besar di setiap ivent pernikahan, yang diharapkan, masyarakat bisa menerima percepatan penurunan stunting di Kota Ternate, sebagai sebuah gerakan pemberdayaan untuk masyarakat dalam upaya untuk pencegahan kasus stunting dikemudian hari,” sebutnya.

“Dan ini sudah terlaksana sejak Januari. Kita  berharap, kegiatan ini juga akan menjadi pintu masuk kita untuk bagaiamana pengelolaan atau manajemen seribu hari pertama kehidupan bagi pasangan usia subur dapat diselaraskan. Mulai    dari pendampingan Catin, dan penyelenggaraan intervensi untuk seribu  hari pertama kehidupan dapat dilakukan oleh mereka, sehingga nantinya dikemudian hari berdampak pada penurunan kasus stunting di Kota Ternate,” jelas Fathiyah. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.