Laporan : Hidayat Mokambu (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
KABUPATEN GORONTALO [KP] – Usai menerapkan Aplikasi Sistem Pasar Rakyat Digital (Sipardi) di wilayah Limboto beberapa pekan kemarin, kini Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo kembali melakukan sosialisasi tentang aplikasi tersebut di wilayah yang berbeda.
Kini, target penerapan dari aplikasi ini di khususkan untuk wilayah Telaga, dengan demikian langkah yang harus ditempuh oleh pihak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kominfo harus terjun langsung ke lapangan guna mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat.
“Ini khan baru pertama diluncurkan (aplikasi sipardi), kalau misalkan dihitung secara rasional mestinya meluncurkan aplikasi ini harus 3-6 Bulan, nah kita ini diminta oleh Bupati untuk segera meluncurkan, hanya dalam 1 minggu kita sudah meluncurkan aplikasi ini,” ucap Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Haris Suparo Tome yang ditemui oleh sejumlah media usai melakukan sosialisasi kepada masyarakat, Kamis (28/05/2020).
Didalam penerapan aplikasi baru tersebut tentunya hal ini sudah diprediksikan akan menimbulkan berbagai macam kendala dilapangan. Namun, berbagai macam kendala yang nantinya akan timbul, akan segera diatasi.
Hal ini tentunya merupakan sebuah kebiasaan yang baru yang akan diterapkan di masyarakat. Olehnya, Haris berharap kepada masyarakat untuk segera menggunakan aplikasi ini.
“Saya berarap ini bisa mulai dimanfaatkan oleh para pedagang, oleh para pelaku UMKM, untuk membuat marketnya menjadi luas, karena dalam market itu jejaringnya sangat luas dan itu kita coba dorong pelan-pelan,” imbaunya. #[KP].





