Laporan : Rifaldy Polamolo / Editor : YR
GORONTALO [Kabarpublik.id] – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, melangsungkan pertemuan dengan Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Provinsi Sumatra Barat, Richi Aprian.
Pertemuan tersebut membahas ketertarikan pihak Kabupaten Tanah Datar terhadap potensi pertanian yang ada di Kabupaten Gorontalo.
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan, dirinya melihat potensi yang dimiliki oleh daerah-daerah di Indonesia sangat bagus, olehnya ia berharap kerjasama antar daerah bisa lebih intens lagi, tanpa perlu bergantung pada kerjasama luar negeri
“Tentunya kami bergemberi atas kedatangan pak Wabup Tanah Datar, kita bicara soal pertanian. Terkadang kita ini hanya memperluas kerjasama luar negeri, antara kita tidak diperkuat, padahal antara kita itu punya unggulan-unggulan dan lebih efisien.” Ungkap Nelson saat diwawancarai usai pertemuan. Senin (08/11/2021).
Melihat banyaknya kesamaan antara Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Tanah Datar, Nelson berencana akan membuat “Sister City”, yang nantinya akan membuat kerjasama antar kedua pihak lebih efisien.
“Nanti tidak hanya bicara soal pertanian saja, tapi akan lebih luas lagi. Saya punya rencana kita akan buat Sister City, karena ternyata antara Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Tanah datar itu punya banyak kesamaan yang bisa kita lakukan bersama.” Jelas Nelson.
“Mudah-mudahan tidak hanya saling berkunjung, tapi kerjasama antara kira terus berkelanjutan.” Pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian mengatakan, pihaknya ingin menyerap ilmu dari Kabupaten Gorontalo terkait dengan perkembangan pertaniannya.
“Kehadiran kami disini ingin belajar dan menyerap ilmu, apa saja hal luar biasa yang sudah dilakukan pak Bupati maupun pak Gubernur, terkait dengan bidang pertaniannya.” Tambahnya.
Ia berharap apa yang didapat di Kabupaten Gorontalo dapat diterapkan di Kabupaten Tanah Datar dan bisa membuat daerah tersebut berkembang lebih baik lagi.
“Kami melihat rencana pembangunan yang sangat rapi, bagaimana pola-polanya itu sudah diatur secara terperinci. Mungkin itu yang bisa kami study tirukan di Kabupaten Tanah Datar.” Tandasnya. #[KP].





