Breaking News
Live Update Berita Terkini

Bencana Sumatera Jangan Sampai Terjadi di Kaltim

Kamis, 4 Des 2025
Editor: admin
Bencana banjir dan longsor di Sumatera. Ilustrasi
Dengarkan dgn suara Siap
51.6K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Pemerintah harus menjadikan banjir serta longsor di Sumatera dan Aceh sebagai peringatan serius mencegah kejadian serupa di Kalimantan Timur.

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, mengingatkan, Kaltim berada pada tingkat kerentanan yang tinggi akibat masifnya aktivitas tambang dan buruknya pengelolaan lingkungan di kawasan itu.

“Peristiwa di Pulau Sumatera tidak boleh terulang, misalnya di Kalimantan Timur, karena sangat rawan,” kata Syafruddin, dalam Rapat Kerja Komisi XII dengan Menteri Lingkungan Hidup, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dikutip dari Parlementaria, Kamis (4/12/2025), dia menjelaskan, Kaltim menampung sejumlah perusahaan tambang raksasa yang terus menggerus hutan dan mencemari sungai, sehingga meningkatkan risiko bencana ekologis.

Sejumlah perusahaan besar, kata dia, seperti PT KPC, Berau Coal, Indominco, PT Bayan, PT IITM Group, hingga Kideco, yang beroperasi secara masif di wilayah itu. “Perusahaan-perusahaan tambang terus-menerus menggunduli hutan dan tentu saja mencemari sungai dan air di sana,” tegasnya.

Legislator Dapil Kalimantan Timur itu menyoroti keberadaan 1.700 lubang tambang yang belum direklamasi yang ia sebut sebagai ancaman besar bagi keselamatan warga. Menurutnya, lubang-lubang tambang itu bukan hanya berpotensi memperburuk bencana, tetapi telah memakan korban jiwa.

“Sudah menelan korban, ada 51 anak yang meninggal di lubang tambang. Itu baru korban yang meninggal di lubang tambang, belum akibat bencana seperti di Pulau Sumatera,” ungkap politisi PKB itu.

Sebab itu Syafruddin mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan memperketat proses perizinan dan pengawasan lingkungan, termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Ia meminta pemerintah bergerak cepat menata ulang tata kelola lingkungan di Kaltim, sebelum kerusakan semakin parah. 

Dia meminta perhatian khusus pemerintah terhadap kondisi Kaltim. “Sekali lagi, mohon atensi pak menteri dan jajaran. Kalimantan Timur kalau bisa ditangani serius, jangan sampai terjadi seperti di Sumatera,” harapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.