Laporan : Yadi
Editor : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Dinas Ketahanan Pangan atau Ketpang Kota Ternate melalui Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan pada bulan Maret akan melaksanakan rapat bersama dengan pihak Distributor untuk membahas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)
Langkah ini dilakukan berdasarkan pasca pembagian Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau DPA pada Minggu kemarin. Dimana dalam DPA itu sudah ada penjadwalan untuk kegiatan.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate Haeruddin mengatakan, di bulan Maret nanti ada rapat kegiatan TPID, yaitu dengan melibatkan beberapa Distributor pangan strategis yang ada, seperti Firma Agung dan lainnya.
“Rapat tersebut untuk meminta kesediaan mereka menyediakan kebutuhan pangan, seperti beras, dan lain sebagainya dalam kegiatan pasar murah bersubsidi nanti,” ucapnya kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (14/02/2023).
Setelah rapat TPID ia menyatakan, pihaknya lanjut kegiatan intervensi penyediaan pasar pangan murah. Juga akan berkordinasi dengan pusat dalam rangka untuk kolaborasi stabilisasi pasokan harga pangan tahun 2023.
Ia mengungkapkan, nanti dalam pasar pangan murah Ketpang juga akan intervensi harga bagi konsumen untuk lebih memberikan harga yang lebih terjangkau kepada masyarakat. Intervensi harga nanti sesuai prodak masing – masing.
Tujuannya adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan harga pangan strategis yng harganya lebih murah. Jadi dirinya menjelaskan, pihaknya lebih memberikan peluang dan lebih berpihak kepada konsumen menengah kebawah untuk mendapatkan prodak pangan strategis yang lebih murah ketimbang harga yang ada pada umumnya di pasar.
Ia menambahkan, bukan hanya itu, tapi ada juga kegiatan pemantauan panel harga pangan yang akan dilakukan oleh petugas Emunilator dari Ketpang mereka mengambil data harga pangan strategis setiap hari. Dan itu dia nanti kolaborasi langsung dengan pusat, karena itu akan tercover.
“Jadi nanti kita bisa tahu harga-harga, ada inflasi atau ada standar, atau turun. Itu nanti kita lihat saat dilaksanakn oleh petugas Emunilator. Pada prinsipnya kita di Bidang Distribusi bagaimana melaksanakan kegiatan ini lebih keberpihakan kepada masyarakat lemah,” jelas Haeruddin.
Dirinya juga mengungkapkan, menjelang bulan suci Ramadhan Ketpang juga akan melaksanakn pasar pangan murah. Mudah – mudahan target atau penjadwalan ini bisa terlaksana. Tapi itu tergantung kolaborasi Ketpang dan Keuangan.
“Sehingga disaat memasuki Ramadhan kita punya kegiatan sudah bisa dilaksanakan, supaya bisa bermanfaat untuk masyarakat dalam menyambut bulan Suci Ramadhan. Jadi pasar pangan murah ini Insha Allah dilakukan Minggu kedua sebelum memasuki Ramadhan,” tuturnya. #[KP]






