SAMARINDA (kabarpublik.id) – Sebanyak 731 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Samarinda menerima Remisi Umum (RU) dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Remisi diberikan sebagai penghargaan atas kedisiplinan dan keaktifan warga binaan dalam mengikuti berbagai program pembinaan selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Puang Dirham mengatakan dari 731 penerima remisi, sebanyak 724 orang mendapatkan Remisi Umum I berupa pengurangan sebagian masa pidana selama satu hingga enam bulan.
Sementara itu, tujuh warga binaan lainnya menerima Remisi Umum II. Remisi tersebut membuat mereka langsung bebas bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Remisi ini diberikan sebagai apresiasi negara atas iktikad baik, kedisiplinan, dan keikutsertaan aktif WBP dalam mengikuti seluruh program pembinaan,” kata Puang Dirham di Samarinda, Selasa (18/8).
Ia berharap remisi dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk mempertahankan perilaku baik, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif.
9.405 Warga Binaan di Kaltim-Kaltara Terima Remisi
Pemberian remisi juga dilakukan di berbagai lembaga pemasyarakatan di wilayah kerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur.
Secara keseluruhan, sebanyak 9.405 narapidana dan anak binaan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menerima remisi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.138 narapidana menerima Remisi Umum I. Sebanyak 202 narapidana lainnya memperoleh Remisi Umum II yang membuat mereka langsung bebas.
Untuk kategori anak binaan, Remisi Umum I diberikan kepada 64 anak. Sementara 21 anak binaan lainnya mendapatkan Remisi Umum II dan langsung bebas.
Pemberian remisi tersebut menjadi bagian dari sistem pembinaan pemasyarakatan yang mendorong warga binaan untuk menunjukkan perilaku baik, mengikuti program pembinaan, serta mempersiapkan diri sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.






