Breaking News
Live Update Berita Terkini

Pasar Hexagon Miliki Sejarah dan Berpotensi sebagai Wisata Budaya

Minggu, 16 Agu 2026
Editor: Jamalul Insan
Pasar Hexagon di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. ANTARA/HO-Pemkot Jakarta Utara.
Dengarkan dgn suara Siap
1.4K pembaca
JAKARTA  (Kabarpublik.id) – Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan Pasar Hexagon menyimpan sejarah dan potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi bagian dari kawasan wisata budaya dan ekonomi kreatif Jakarta Utara.

“Pasar Hexagon tidak sekadar memiliki bentuk bangunan yang unik, tetapi juga menyimpan sejarah dan potensi ekonomi besar,” kata Hendra Hidayat di Jakarta, Minggu.

Menurut dia di balik bentuknya yang unik, ada sejarah, ada cerita, dan ada potensi besar yang bisa kita hidupkan kembali.

Ia mengatakan bahwa pengembangan kawasan pariwisata dan budaya di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Pasar Hexagon, Museum Bahari, hingga Masjid Luar Batang memiliki arti yang sangat penting bagi perjalanan sejarah Kota Jakarta,.

Menurut dia setiap kawasan memiliki karakter dan kekuatan sejarah masing-masing.

Mulai dari Pelabuhan Sunda Kelapa merepresentasikan kejayaan perdagangan maritim, Museum Bahari menjadi pusat edukasi sejarah kebaharian bangsa, sedangkan Masjid Luar Batang memiliki kekuatan sebagai destinasi wisata religi.

Sementara itu, Pasar Hexagon dan Kampung Akuarium menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat yang dapat diwujudkan melalui berbagai aktivitas ekonomi kreatif, mulai dari kuliner pesisir khas Nusantara, fesyen, hingga atraksi seni dan budaya lokal.

“Jika potensi ini kita kembangkan secara terintegrasi melalui konsep pariwisata berbasis komunitas, kita tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi kerakyatan,” kata dia

Hendra menilai momentum tersebut semakin istimewa karena Jakarta akan memasuki usia 500 tahun atau lima abad sehingga kawasan pesisir dan cagar budaya di Jakarta Utara dinilai perlu terus dijaga dan dikembangkan sebagai etalase perjalanan peradaban Jakarta.

“Menuju usia lima abad ini, mari kita jaga kawasan pesisir dan kawasan cagar budaya di Jakarta Utara sebagai etalase utama perayaan peradaban kota yang tangguh, berkarakter, dan membanggakan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan penyelenggaraan Hexagon The Nusantara Port Market selama dua hari tersebut bukan menjadi akhir, melainkan langkah awal untuk membangun kawasan Pasar Hexagon dan sekitarnya agar semakin hidup dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Ini awal untuk melihat apa yang bisa kita lakukan bersama agar Pasar Hexagon dan kawasan sekitarnya benar-benar menjadi ruang publik yang hidup dan menjadi salah satu tujuan wisata di Jakarta Utara,” kata dia.

Sebelumnya Pemkot Jakut menggelar membuka Hexagon The Nusantara Port Market pada 14-15 Agustus 2027 di kawasan Pasar Ikan Hexagon, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kegiatan dimulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB yang melibatkan 50 pelaku UMKM binaan dari enam pengampu di Jakarta Utara yang menyajikan beragam kuliner khas, pertunjukan seni dan budaya, serta produk unggulan lainnya. (ant)

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.