WARGA ANDIR BANDUNG ANTUSIAS IKUT RAPID TEST

Sabtu, 13 Jun 2020
Dengarkan dgn suara Siap
7.4K pembaca

Laporan : Ganjar Gandapraja (JMSI), Editor : Jumadi / Mahmud

KOTA BANDUNG [KP] – Partisipasi aktif masyarakat Kecamatan Andir Kota Bandung dalam rapid test ditunjukkan langsung oleh 54 orang Ketua Rukun Warga (RW) dari enam kelurahan, 26 Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk para kepala kelurahan dan  25 anggota Trantib Kecamatan Andir merupakan prestasi tersendiri pasca diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II yang berakhir pada 12 Juni 2020.

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Demikian pernyataan Camat Kecamatan Andir, H. Enjang Mulyana yang didampingi Sekretaris Kecamatan Andir Uba Rynaldi pada acara pembukaan pelaksanaan Rapid Test, Jumat (12/06/2020) pukul 13.00 WIB di halaman kantor Kecamatan Andir.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Puskesmas Garuda dr. Nita dan dr. Ilham Ketua Pelaksana Rapid Test Puskesmas Garuda, Ipong Witono penanggung jawab program Bandung Bangkit Bersama dan Abah Soma Ketua Umum POSGAB Jabar.

“Pelaksanaan Rapid Test ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan semua pihak yang peduli dalam gerakan penanggulangan wabah Covid 19 terutama dukungan penuh dari Bandung Bangkit Bersama dengan Posgab Jabar berupa fasilitas dan alat Rapid Test dan perlu diketahui untuk pelaksanaan Rapid Test ini kami prioritaskan terlebih dahulu jajaran para Ketua RW mengingat tingginya intensitas komunikasi langsung mereka dengan warga,” tandasnya.

Setelah acara pembukaan nampak para Ketua RW dan personil ASN se-Kecamatan Andir dengan sukarela mengantri menempati tempat pemeriksaan yang dilayani sekitar 12 tenaga kesehatan dari Puskesmas Garuda yang dibantu oleh tenaga relawan yang hadir  membantu kelancaran acara.

Kepala Puskesmas Kelurahan Garuda dr Nita turut memperkuat pernyataan Camat Andir, bahwa pelaksanaan Rapid Test ini diutamakan pada para pelaksana pemerintahan, terutama para Ketua RW langkah berikutnya sebagai prioritas kedua adalah para pedagang dan para personil ojol atau non ojol yang berdomisili dan mangkal di wilayah Kecamatan Andir.

“Kami akan melaksanakan Rapid Test setiap minggu secara berkala tergantung dukungan alat dan fasilitas Rapid Test dari para donatur,” harap dr. Ilham pada kabarpublik.id.

Pelaksanaan Rapid Test di wilayah Kecamatan Andir telah dilaksanakan pada akhir bulan Mei lalu namun animo warga masih rendah, salah satu faktornya karena informasi tentang Rapid Test dianggap masih simpang-siur.

Setelah kami lakukan pendekatan secara intensif pada para tokoh masyarakat disertai dengan upaya koordinasi yang seksama dengan unsur unsur kelembagaan di wilayah Kecamatan Andir, alhamdulillahirobbilalamin telah berbuah hasil, terlihat dari tingginya respon peserta yang mencapai 130 peserta Rapid Test termasuk pelaksanaan Rapid Test di kalangan pedagang tumpah pagi tadi dimana yang semula diprediksi jumlah peserta 20 menjadi 25 pedagang,” imbuh dr. Ilham.

Pelaksanaan Rapid Test di Kantor Kecamatan Andir dihadiri juga oleh Echo Remmy selaku koordinator program Bandung Bangkit Bersama serta  relawan Posgab Jabar Divisi Posko Covid 19 Kec.Cicendo  dengan  mengenakan uniform Bandung Bangkit Bersama yang diwakili Herru Soedjono dan tim.

Selanjutnya Sekcam Andir Uba Rynaldi mengundang rekan media dan para relawan untuk bisa hadir Senin depan dalam kegiatan sosialisasi penanggulangan Covid 19 di wilayah Kecamatan Andir, dimana akan hadir para ahli kesehatan, akademisi serta jajaran birokrasi. #*[KPJabar].

No More Posts Available.

No more pages to load.