Breaking News
Live Update Berita Terkini

Wamenkeu Tegaskan Komitmen Integritas dan Antikorupsi di Puncak Hakordia 2025

Sabtu, 13 Des 2025
Editor: Eky
Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2025 di kompleks Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Jumat (12/12). (Sumber: kemenkeu.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
37.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen seluruh jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjunjung tinggi integritas dan semangat antikorupsi dalam setiap pelaksanaan tugas. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di kompleks Kantor Pusat Kemenkeu, Jakarta, Jumat (12/12).

“Kesempatan ini saya gunakan untuk menegaskan kembali komitmen kita semua terhadap integritas dan antikorupsi sebagai landasan kerja sehari-hari,” ujar Suahasil.

Ia menyampaikan, peringatan Hakordia yang diperingati setiap 9 Desember menjadi pengingat penting bahwa insan Kemenkeu merupakan bagian dari komunitas global yang menjadikan integritas sebagai nilai utama. Menurutnya, integritas adalah nilai pertama dari lima Nilai Kementerian Keuangan yang menjadi dasar bagi nilai lainnya.

Adapun lima Nilai Kemenkeu tersebut meliputi Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Melayani, dan Kesempurnaan. “Nilai integritas ini harus kita ingat bukan hanya setiap tahun, tetapi setiap hari dalam pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Suahasil juga menyoroti pentingnya integritas di tengah upaya penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia memastikan Kemenkeu berkomitmen mendukung percepatan pemulihan di 52 kabupaten/kota terdampak.

“Kita harus memastikan saudara-saudara kita di daerah terdampak bisa pulih lebih cepat. Kemenkeu akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan di tiga provinsi tersebut,” ujarnya.

Dukungan tersebut, lanjut Suahasil, diwujudkan melalui kebijakan fiskal seperti transfer ke daerah, optimalisasi belanja pemerintah daerah, serta penataan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi daerah terdampak bencana, tetapi juga untuk seluruh wilayah Indonesia dengan berlandaskan lima nilai Kemenkeu yang berakar pada integritas.

Menutup sambutannya, Wamenkeu Suahasil mengingatkan seluruh jajaran Kemenkeu agar menuntaskan seluruh tanggung jawab pengelolaan keuangan negara menjelang akhir Tahun Anggaran 2025. Hal tersebut meliputi penyelesaian laporan keuangan, penutupan kas negara, serta pencapaian target penerimaan.

“Kita tutup 2025 dengan baik dan menyongsong 2026 dengan semangat baru. Terima kasih atas komitmen memperkuat integritas dan semangat antikorupsi,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.