JAKARTA (kabarpublik.id) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan usulan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat agar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta digelar dua kali dalam sepekan masih dibahas secara internal.
Menurut Pramono, usulan pelaksanaan CFD pada Sabtu dan Minggu tersebut cukup rasional untuk dipertimbangkan.
“Saya sudah membaca usulan tersebut, dan sebenarnya usulan itu cukup rasional. Maka, di internal Balai Kota, kami sudah melakukan pembahasan,” kata Pramono seusai menghadiri sebuah acara di Jakarta Pusat, Jumat (11/9).
Meski demikian, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mengambil keputusan terkait usulan tersebut.
Ia mengatakan Pemprov DKI masih mengkaji berbagai pertimbangan sebelum menentukan kebijakan mengenai pelaksanaan CFD dua kali dalam sepekan.
“Nanti pada saatnya, tentunya kami putuskan,” ujarnya.
Pramono menjelaskan CFD di Jakarta saat ini tidak hanya berlangsung di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, tetapi juga di kawasan Rasuna Said.
CFD di kawasan Sudirman-Thamrin selama ini berlangsung setiap Minggu pukul 06.00–10.00 WIB. Sementara itu, CFD di kawasan Rasuna Said digelar pada hari yang sama mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.
Selain dua kawasan tersebut, Pramono menyebut setiap kota administrasi di Jakarta kini telah memiliki ruang untuk menyelenggarakan CFD.
Kebijakan penambahan hari pelaksanaan CFD nantinya akan mempertimbangkan hasil pembahasan internal Pemprov DKI Jakarta sebelum diputuskan secara resmi.






