News Update
Live Update Berita Terkini

Jenazah Pria Ditemukan Mengapung di Pintu Air Kebon Manggis

Rabu, 9 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur mengevakuasi jenazah seorang pria yang mengapung di sekitar pintu air Kebon Manggis, Jalan Kesatrian 10, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).
Dengarkan dgn suara Siap
25.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Warga menemukan jenazah seorang pria mengapung di sekitar pintu air Kebon Manggis, Jalan Kesatrian 10, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2026) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Matraman Iptu Ferdian mengatakan polisi menerima laporan warga mengenai penemuan jenazah tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

“Rabu pagi, sekitar pukul 06.00, kami mendapat informasi dari warga bahwa ditemukan jenazah laki-laki yang mengapung di pintu air Kebon Manggis,” kata Ferdian di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, jenazah pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Asmanto. Saat berada di sekitar lokasi, saksi melihat tubuh pria tersebut mengapung di tepi kali dan kemudian melaporkannya kepada Polsek Matraman.

Korban diketahui bernama Supriyadi (48). Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dan kondisi tubuhnya telah mengeluarkan bau tidak sedap.

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi tengkurap di pinggir Kali Kebon Manggis. Saat petugas tiba di lokasi juga sudah tercium bau tidak sedap,” ujar Ferdian.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah di lokasi. Dari pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan luka ataupun tanda-tanda yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.

Selain Asmanto, polisi juga meminta keterangan dari saksi lain, Awal Santoso. Ia membenarkan melihat korban mengapung dalam posisi tengkurap.

Ferdian mengatakan polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian Supriyadi.

No More Posts Available.

No more pages to load.