News Update
Live Update Berita Terkini

Prabowo: Indonesia Diprediksi Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia Keempat pada 2050

Rabu, 9 Sep 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026). ANTARA/YouTube Partai Demokrat/Maria Cicilia Galuh
Dengarkan dgn suara Siap
3.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia pada 2050. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan prediksi tersebut.

Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ia mengatakan sejumlah pakar dan lembaga global memperkirakan perekonomian Indonesia akan masuk jajaran empat besar dunia pada 2050.

“Kita tidak boleh sombong, tetapi mereka mengatakan kadang-kadang orang Indonesia ini tidak sadar betapa besar dan potensi kuat kita. Yang ingin saya sampaikan, 2050 adalah 24 tahun lagi, itu adalah masa yang muda-muda,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, tahun 2050 merupakan masa ketika generasi muda saat ini akan memegang tanggung jawab lebih besar dalam menentukan arah pembangunan Indonesia.

Ia juga mengibaratkan generasi saat ini sebagai anak tangga yang menjadi pijakan bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan pembangunan dan kebangkitan bangsa.

“Pak SBY dan saya, kita generasi ibarat kami adalah anak tangga yang akan digunakan oleh generasi yang lebih muda kita untuk naik, untuk mengambil alih tanggung jawab, untuk meneruskan kebangkitan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyoroti besarnya wilayah Indonesia yang menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan layanan publik dan pembangunan.

Ia membandingkan Indonesia dengan Singapura yang memiliki sekitar 300 sekolah. Sementara itu, Indonesia memiliki sekitar 300 ribu sekolah yang tersebar dari wilayah perkotaan hingga pulau-pulau kecil dan kawasan pegunungan.

Meski memiliki wilayah luas dan menghadapi beragam tantangan, Prabowo menilai Indonesia tetap mampu menjaga persatuan dan ketahanan bangsa.

“Berbeda, tapi kita kokoh bersatu dan kita semakin kuat menghadapi masa depan,” kata Prabowo.

No More Posts Available.

No more pages to load.