BOGOR (kabarpublik.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Tahun 2026 atas keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji yang dinilai berjalan lancar dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada jamaah Indonesia.
Ucapan terima kasih tersebut juga ditujukan kepada Kementerian Haji dan Umrah, Komisi VIII DPR RI, Tim Pengawas (Timwas) Haji, serta berbagai kementerian dan lembaga yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, mengatakan Presiden memberikan penghargaan atas kerja keras seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 2026.
“Bapak Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah, pimpinan DPR RI, Komisi VIII DPR RI, serta seluruh petugas haji yang telah bekerja dengan penuh dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah Indonesia,” kata Prasetyo usai pertemuan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6).
Menurut Prasetyo, Presiden juga mendoakan seluruh jamaah Indonesia yang telah menunaikan ibadah haji agar memperoleh predikat haji mabrur dan mendapatkan keberkahan dari ibadah yang dijalankan.
Presiden menerima laporan evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 dari Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Tim Pengawas Haji dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua setengah jam di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang.
Sementara itu, Ketua Timwas Haji 2026 yang juga Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyebut sejumlah perbaikan layanan haji berhasil diwujudkan pada penyelenggaraan tahun ini.
Menurut Cucun, salah satu pencapaian penting adalah penurunan biaya haji dibandingkan periode sebelumnya, disertai peningkatan kualitas layanan bagi jamaah.
Ia menjelaskan sekitar 17 ribu jamaah haji reguler ditempatkan di kawasan sekitar Masjid Nabawi, Madinah, dengan fasilitas hotel berbintang yang lebih dekat dan nyaman.
“Banyak jamaah menyampaikan apresiasi karena mendapatkan akomodasi yang lebih baik dan lokasi yang dekat dengan Masjid Nabawi,” ujarnya.
Selain fasilitas penginapan, layanan konsumsi juga mengalami peningkatan. Kementerian Haji dan Umrah disebut berhasil melakukan negosiasi dengan pihak penyedia layanan sehingga menu makanan yang disajikan lebih beragam dan sesuai dengan selera jamaah Indonesia.
Cucun menilai berbagai perbaikan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jamaah Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.






