LAPORAN : Tim KP (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba
GORONTALO [KP] – Sosok Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Drs. Jhon Hendri, M.Si., PhD memiliki tipikal pemimpin yang sangat terbuka dengan siapa saja. Saat wartawan media ini dengan wartawan lainnya yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan janjian untuk mewawancarainya, dirinya langsung merespon, meskipun sedang dalam menghadiri acara resepri HUT Proklamasi di gedung Bele Li Mbui Kota Gorontalo, Sabtu (17/08/2019).
Malam itu, kami langsung saling menyapa di cafe Damhil milik UNG, berbagai pertanyaan pun mulai disampaikan ke Plt Rektor UNG. Berbagai macam issue mulai disampaikan ke sang Profesor.
Dalam pemilihan Rektor UNG nanti, 35 Persen suara akan diberikan oleh Kementrian Menristekdikti kepada para calon Rektor mendatang. Kepada siapa Kementrian memberikan suaranya nanti? Konon issue ini mulai dimanfaatkan oleh oknum calon Rektor UNG saat ini. Diduga isu kepemilikan dukungan Kementrian ke salah satu calon Rektor sengaja dilempar ke publik termasuk kepada Senat PT UNG yang memiliki hak suara dalam Pilrek nanti untuk mempengaruhi raihan suara yang genting itu.
Profesor Jhon Hendri yang dimintai keterangan terkait klaim 35 persen suara milik Kementrian tersebut menjawab dengan santai tanpa beban. Dirinya mengatakan hal saling klaim itu adalah biasa dalam dunia pemilihan.
“Silakan, itu hak mereka untuk saling mengklaim,” ungkap Prof Hendri. Namun Prof Hendri kembali menegaskan, jika dirinya pun tak tahu soal kemana suara Kementrian disalurkan.
Ketika ditanya apakah mutlak suara Kementrian disalurkan hanya ke salah satu kandidat Rektor nanti? Prof Jhon Hendri mulai menjelaskan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi dan hukumnya tidak mengikat.
“Suara 35 persen itu bisa disalurkan utuh ke salah satu calon, bisa juga dipilah ke semua calon. Kemungkinan semua bisa terjadi. Namun jika ada yang mengklaim sudah mengantongi suara Kementrian, itu tidak benar, saya sendiri tidak tahu akan hal itu,” ungkap Profesor yang menegaskan jika dirinya sangat konsisten dengan netralitasnya pada Pilrek yang dalam waktu dekat akan digelar.
“Kepentingan Pilrek ini untuk masyarakat Gorontalo. Olehnya harus kita jaga, kita kawal dan kita sukseskan Pilrek ini dengan baik,” ungkap Plt Rektor yang kemudian membaur dalam suasana ceria dalam lantunan lagu nostalgia malam itu.#[KP]





