SUMATRA (kabarpublik.id) – PT Hutama Karya (Persero) melakukan pemeliharaan di tiga ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Perbaikan dilakukan di Tol Binjai–Langsa, Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), dan Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka).
Selain perbaikan jalan, Hutama Karya juga membangun akses baru di Tol Terpeka, yakni Exit Tol Mataram Jaya di KM 274 dan barrier gate di KM 281.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pemeliharaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi jalan dan kepadatan lalu lintas.
“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Hutama Karya untuk memastikan setiap ruas jalan tol yang kami kelola senantiasa berada dalam kondisi optimal,” ujar Hamdani dalam keterangannya.
Menurutnya, pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan sekaligus meminimalkan gangguan terhadap arus kendaraan.
Pemeliharaan Tiga Ruas Tol Trans Sumatera
Pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan oleh anak usaha Hutama Karya, PT Hakaaston (HKA), yang bergerak di bidang pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur jalan tol.
Di Tol Binjai–Langsa, perbaikan dilakukan pada oprit Jembatan Batang Serangan di KM 55+100 hingga KM 55+300. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada akhir November 2026.
Hutama Karya juga melakukan rekonstruksi perkerasan kaku di KM 62+900 Jalur A Lajur 1 dan 2 dengan target penyelesaian akhir Oktober 2026.
Sementara itu, pemeliharaan Tol Pekanbaru–Dumai difokuskan pada perbaikan perkerasan lentur di empat lokasi Jalur A Lajur 2.
Lokasi pekerjaan meliputi KM 91+240 hingga KM 91+625, KM 91+800 hingga KM 92+000, KM 94+793 hingga KM 94+826, serta KM 101+720 hingga KM 101+740.
Seluruh pekerjaan di ruas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Oktober 2026.
Adapun di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, rekonstruksi perkerasan kaku dilakukan pada empat titik Jalur A Lajur 1.
Keempat lokasi tersebut berada di KM 172+315 hingga KM 172+325, KM 165+615 hingga KM 165+620, KM 174+260 hingga KM 174+270, serta KM 165+450 hingga KM 165+460.
Pekerjaan di Tol Terpeka juga dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Oktober 2026.
Bangun Exit Tol Mataram Jaya
Selain memperbaiki kondisi jalan, Hutama Karya tengah membangun Exit Tol Mataram Jaya di KM 274 dan barrier gate di KM 281 Tol Terpeka.
Pembangunan akses tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan.
Keberadaan akses baru ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selama pembangunan berlangsung, Hutama Karya menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penyempitan jalur di KM 282 hingga KM 280 arah Palembang menuju Lampung.
Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mematuhi rambu lalu lintas saat melintasi lokasi pekerjaan.
Hamdani memastikan pengamanan dilakukan melalui pemasangan rambu peringatan, penyediaan perlengkapan keselamatan, serta penempatan petugas di sejumlah titik pekerjaan.
“Kami terus berupaya menjaga kualitas layanan melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Di sisi lain, pembangunan akses baru seperti Exit Tol Mataram Jaya juga menjadi bagian dari upaya kami untuk memperluas manfaat konektivitas JTTS bagi masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian daerah,” kata Hamdani.
Pengguna Jalan Diimbau Waspada
Hutama Karya mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan selama melintasi ruas tol yang sedang diperbaiki.
Perusahaan juga menyediakan informasi kondisi lalu lintas dan lokasi pekerjaan melalui akun media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad serta aplikasi Mozy.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna jalan dapat mengakses informasi tarif tol, lokasi tempat istirahat dan pelayanan, serta memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV.
Untuk mendapatkan bantuan selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi pusat layanan Hutama Karya di nomor 150-700 atau WhatsApp 08112-77000.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap seluruh pengguna jalan dapat tetap tertib dan berhati-hati saat melintasi area pekerjaan,” ujar Hamdani.
Ia menegaskan, Hutama Karya akan terus meningkatkan kualitas layanan jalan tol melalui pemeliharaan infrastruktur dan pengembangan akses yang mendukung konektivitas antarwilayah di Sumatra.





