PELAKSANAAN KEGIATAN TIDAK PROSEDURAL, BPD MINTA CAMAT HENTIKAN PEKERJAAN

GORONTALO UTARA174 Dilihat

Laporan : Arsyad Tuna

Editor : Mahmud Marhaba

TOLINGGULA (KP) – Pelaksanaan kegiatan Pembangunan Desa yang biayanya bersumber dari Dana Desa di Kaupaten Gorontalo Utara kini sudah dimulai. Sekitar 60 Desa dari 123 Desa di Gorontalo Utara sudah melakukan Pencairan Dana tahap I sebesar 20%.

Desa Tolinggula Pantai Kecamatan Tolinggula adalah salah satu Desa yang sudah mencairkan Dana Desa tahap I sebesar 20%. Namun dalam pelaksanaannya disinyalir agak menyimpang dari amanat regulasi yang mengatur tentang pelaksanaan Dana Desa.
Menyikapi hal tersebut pada hari Jumat, 13 April 2018, BPD Desa Tolinggula Pantai menggelar rapat tertutup dengan Kepala Desa dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), guna mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pembangunan.
Dalam rapat tersebut disimpulkan bahwa proses pelaksanaan dan pengelolaan Dana Desa di Desa Tolinggula Pantai sangat menyimpang dari ketentuan yang ada.
BPD telah menemukan ada 7 pelanggaran yang dilakukan Kepala Desa dalam pengelolaan Dana Desa, yaitu :
1. Tim Pelaksana Kegiatan tidak difungsikan
2. Kepala Desa menguasai secara utuh Dana Desa tahap I dan bertindak sebagai pelaksana kegiatan.
3. Kepala Desa membelanjakan sendiri semua bahan keperluan pembangunan
4. Padat Karya Tunai (PKT) tidak diterapkan, pekerjaan di borongkan
5. Semua administrasi ttg dana desa tidak ada
6. Lokasi Pembangunan sanggar seni bermasalah
7. Pembangunan Gedung BPD masih bermasalah.
papar Ketua BPD Tolinggula Pantai, Syamrin Maga.

Ditanya tentang langkah yang ditempuh oleh BPD selanjutnya, Syamrin Maga mengatakan bahwa pihaknya telah menyurat ke Camat Tolinggula.
Kami sudah sampaikan semua temuan kami kepada pak Camat, dan merekomendasikan agar Bapak Camat dapat memberhentikan sementara pelaksanaan kegiatan pekerjaan sebelum proses kegiatan di kembalikan pada sistim yang ada., Kata Ketua BPD.

Secara terpisah,Camat Tolinggula, Rizal Kune, SKM ketika ditemui awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat BPD Tolinggula Pantai Nomor :141/BPD-TP/07/IV/2018, tanggal 16 April 2018, tentang Permohonan Pemberhentian Pelaksanaan Pembangunan, dan menyatakan akan segera menindaklanjuti surat BPD Tolinggula pantai tersebut.
“Ya, Saya sudah terima suratnya dan Saya sangat mengapresiasi langkah BPD Tolinggula Pantai tersebut, sebelum di berhentikan pekerjaannya kami akan turunkan tim Rabu, 18 April 2018,” kata Camat Tolinggula yang di kenal sangat tegas ini.

Kepala Dinas PMD selaku Penanggungjawab teknis pelaksanaan Pengelolaan Dana Desa Kabupaten Gorontalo Utara, Abdullah Bakari ketika dikonfirmasi mengatakan apresiasinya terhadap langkah BPD dan mengharapkan Camat Tolinggula segera melakukan langkah-langkah sesuai kewenangan yang telah didelegasikan Bupati kepadanya.
“Saya salut dengan kepekaan BPD Tolinggula Pantai tersebut, dan berharap agar pak Camat dapat menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang ada padanya untuk menyelamatkan Dana Desa,” kata Om Ulla, sapaan akrab pak Kadis PMD Gorut yang kini berada di Makassar.

Sementara itu Pendamping Lokal Desa dari program P3MD Kemendesa, yang bertugas di Tolinggula Pantai mengatakan bahwa pihaknya sudah cukup memberitahukan hal ini kepada Pemerintah Desa, namun semuanya sia-sia.
“Semua Format administrasi tentang pengelolaan Dana Desa saya sudah serahkan kepada Pemerintah Desa dan TPK, dilaksanakan atau tidak kami tidak bisa memaksanya karena keterbatasan kewenangan yang kami miliki,” kata PLD Tolinggula Pantai.

Kita tunggu langkah apa yang akan di tempuh oleh Camat Tolinggula dalam menyikapi masalah ini, apakah nasibnya akan mengikuti apa yang dialami oleh Kades Hutabohu dan TPKnya? Wallahu alam, semua tergantung kebijakan.#(KP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar