Breaking News
Live Update Berita Terkini

Pertamina Pastikan Stok LPG Non-Subsidi di Nabire Aman, Harga Mulai Turun

Sabtu, 20 Jun 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Sales Branch Manager I Pertamina Patra Niaga Papua Tengah Muhammad Rinaldi Suryanto. ANTARA/Ali Nur Ichsan
Dengarkan dgn suara Siap
2.8K pembaca

NABIRE (kabarpublik.id) – PT Pertamina Patra Niaga Papua Tengah memastikan ketersediaan LPG non-subsidi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dalam kondisi aman. Saat ini, stok yang tersedia mencapai lebih dari 3.100 tabung dan diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama tiga hingga empat pekan ke depan.

Sales Branch Manager I Pertamina Patra Niaga Papua Tengah, Muhammad Rinaldi Suryanto, mengatakan pasokan LPG ke Nabire terus berjalan lancar melalui pengiriman rutin dari Surabaya menggunakan jalur kargo umum.

“Stok LPG memang bersifat dinamis, namun jumlah yang tersedia saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga sampai empat minggu ke depan,” ujar Rinaldi di Nabire, Sabtu (20/6/2026).

Ia menjelaskan, setiap pengiriman kargo dari Surabaya selalu membawa kontainer berisi LPG sehingga pasokan di wilayah Nabire tetap terjaga.

Berdasarkan data Pertamina, konsumsi LPG non-subsidi di Kabupaten Nabire rata-rata mencapai 300 tabung per hari, baik untuk ukuran 5 kilogram maupun 12 kilogram.

Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina juga mencatat adanya penurunan harga LPG non-subsidi sejak awal Juni 2026. Kondisi ini terjadi seiring membaiknya sistem distribusi dan pengendalian biaya logistik.

Harga LPG tabung 5 kilogram yang sebelumnya mencapai Rp430 ribu per tabung kini turun menjadi sekitar Rp250 ribu. Sementara itu, harga LPG tabung 12 kilogram turun dari Rp520 ribu menjadi Rp435 ribu per tabung.

Menurut Rinaldi, penurunan harga dipengaruhi oleh kembali digunakannya jalur distribusi dari Surabaya dengan sistem pengiriman kontainer langsung ke Nabire.

“Kami kembali mengambil pasokan dari Surabaya dan menggunakan kontainer langsung, sehingga proses distribusi menjadi lebih lancar dan biaya logistik dapat ditekan,” katanya.

Meski demikian, Pertamina menilai harga LPG non-subsidi masih berpotensi mengalami penyesuaian mengikuti perkembangan harga energi global serta kebijakan pemerintah pusat.

“Ada kemungkinan harga kembali turun apabila kondisi geopolitik membaik dan harga gas dunia mengalami penurunan. Kami akan menyesuaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pertamina berharap distribusi yang lancar dan pasokan yang terjaga dapat mendukung stabilitas harga LPG sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat di Kabupaten Nabire.

No More Posts Available.

No more pages to load.