Kemendes PDT dan Kemenpar Percepat Penguatan 6.189 Desa Wisata di Indonesia

Kamis, 12 Feb 2026
Wamendes Ahmad Riza Patria saat bertemu Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Kantor Kemenpar Jakarta, Rabu (11/2/26). (Sumber: kemendes.go.id)
Dengarkan dgn suara Siap
23.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sepakat mempercepat penguatan desa wisata di seluruh Indonesia. Kedua kementerian akan menyusun konsep, silabus, serta peta potensi desa agar pengembangan berjalan terarah, efektif, dan efisien.
Kesepakatan tersebut disampaikan Wakil

Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria saat bertemu Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Kantor Kemenpar, Jakarta, Rabu (11/2/26).

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

“Kita kerjakan bersama. Konsepnya harus sederhana dan mudah diterapkan oleh desa dengan segala keterbatasannya. Akan dibuat panduan tertulis dan visual lengkap dengan RAB agar tidak membingungkan masyarakat. Soal pembiayaan, nanti kita siapkan skemanya,” ujar Ahmad Riza Patria.

Menurutnya, penguatan desa wisata menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan pembangunan nasional. Selain sektor pangan, pariwisata dinilai sebagai pilar utama kemajuan Indonesia karena didukung kekayaan alam dan budaya yang tersebar di hampir seluruh provinsi.

“Kalau Indonesia ingin maju, dua sektor utama yang harus diperkuat adalah pangan dan pariwisata,” tegasnya.

Program ini akan melibatkan pendamping desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta kolaborasi dengan sektor swasta yang berpengalaman di bidang bisnis dan pariwisata. Optimalisasi media sosial juga akan dimanfaatkan untuk memperluas promosi hingga pasar internasional.

Berdasarkan data, saat ini terdapat 6.189 desa wisata di Indonesia. Namun, 78,2 persen masih berstatus rintisan, 16,11 persen berkembang, 5,14 persen maju, dan hanya 0,5 persen yang telah mandiri. Kondisi tersebut mendorong Kemenpar menggandeng Kemendes PDT untuk mempercepat peningkatan kapasitas desa wisata.

Wamenpar Ni Luh Puspa menyatakan pihaknya tengah menyiapkan roadmap pengembangan desa wisata agar lebih terarah dan berkelanjutan.

“Tahun ini kami susun roadmap pengembangan desa wisata. Penguatan tidak hanya pada objek wisata, tetapi juga UMKM, homestay, hingga infrastruktur pendukung. Semua perlu pendampingan dan penguatan kelembagaan, termasuk Pokdarwis,” jelasnya.

Pengembangan desa wisata menjadi bagian dari program prioritas Kemendes PDT dalam mendorong kemandirian desa. Selain desa wisata, pemerintah juga mengembangkan program desa ekspor dan desa tematik guna memastikan potensi lokal mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.