Laporan : Serman Tahala
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Kantor Pertanahan Kabupaten Boalemo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penetapan Model Pemberdayaan Tanah Masyarakat dalam rangka Penanganan Akses Reforma Agraria Tahun 2023, di aula Kantor Camat Wonosari, Rabu (13/9/2023).
Kegiatan FGD tersebut merupakan kegiatan lanjutan setelah dilaksanakannya pemetaan sosial masyarakat yang dilaksanakan selama tiga bulan dimulai dari Juni-Agustus 2023, terhadap penerima akses reforma agraria di Desa Tri Rukun dan Jatimulya,
Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan memahami secara terintegrasi dan terstruktur mengenai model pemberdayaan dan penataan akses pertanahan yang nantinya akan dilaksanakan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Petanahan Boalemo Sudiar, S.IP., MM., M.AP menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan Akses Reforma Agraria atau Pemberdayaan Tanah Masyarakat yang merupakan salah satu upaya dari Kementerian ATR/BPN dalam menggerakkan masyarakat untuk mencapai kemakmuran serta menumbuhkan, mengembangkan, dan mengoptimalkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima akses yakni petani dan pelaku usaha yang ada di desa Tri Rukun dan Jatimulya Kecamatan Wonosari,” Ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Boalemo Hasan Makuta, S.Pd, M.Si, memberikan apresiasi kepada BPN Boalemo yang telah melaksanakan kegiatan tersebut.
“Kita sebagai pemegang tanggung jawab pemerintahan wajib saling membantu dan bekerjasama agar dapat mewujudkan program-program khususnya yang bergerak disektor UMKM,” Ucap Hasan Makuta.
“Selain itu perlu kerjasama dan kolaborasi oleh seluruh pihak, baik pemerintah kecamatan, dan desa sehingga bisa tercapai dalam melaksanakan program Reforma Agraria. Selanjutnya dilakukan diskusi dan tanya jawab bersama,” Tambahnya.
Sebelumnya, para pendamping / field staff Kantor Pertanahan Kabupaten Boalemo telah melakukan indentifikasi dan penentuan lokasi berdasarkan data dan informasi yang ada yang selanjutnya dilakukan kegiatan penyuluhan penanganan akses reforma agraria pada masyarakat dan kegiatan pemetaan.
Turut hadir pada kegiatan itu Kakan Pertanahan Boalemo, Kadis Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Boalemo, Kepala Bidang Ketahan Pangan Pertanian Boalemo, Camat Wonosari, Kepala Desa Tri Rukun dan Jatimulya, serta para pelaku usaha.







