Laporan : Budi Dako(JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
TOUNA [KP] – Guna untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pesisir perlu dilakukan inovasi ‘PUKAT SI TOJO’ (Pengolahan Rumput Laut Masyarakat Tojo), non ekonomis (Caulerpa sp) di Kecamatan Walea Kepulauan dan Kecamatan Ampana Tete.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tojo Una-Una, Rahmat Basri, S.Pi, M.Si, menuturkan, upaya ini dilakukan untuk memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat miskin yang ada
dikawasan pesisir, Kabupaten Tojo Una-Una, melalui program proyek perubahan Diklat PIM II Angkatan Ke-IV Tahun 2020
Berbagai kegiatan pelatihan dan sosialisasi telah dilaksanakan bersama pemerintah dan masyarakat dikawasan pesisir Kecamatan Walea Kepualuan dan Kecamatan Ampana Tete ,”kata Rahmat Basri kepada Kabarpublik.Id diruang kerjanya, Jumat (29/05/2020).
“Ada (5) lima jenis rumput laut non ekonomis seperti, genera eneteromorpha, Ulva, Caulerpa, Sargassum dan Ampihroa. Namun dari lima jenis rumput laut non ekonomis itu, hanya ada dua (2) jenis yang tumbuh melimpah di 6 Kecamatan Wilayah Kepulauan, yakni jenis Sargassum dan Caulerpa.
Diketahui, untuk pakan ikan bahan yang digunakan berupa jenis rumput laut Sargassum dan Caulerpa.
“Ini banyak hidup bebas di kawasan pesisir diperairan laut Tojo Una-Una,”ujar Rahmat Basri.
Oleh karena itu, melalui diklat PIM II ini diharapkan mampu menghasilkan perubahan berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pesisir serta kinerja organisasi.#[KP]





