JAKARTA (kabarpublik.id) – PT Hutama Karya (Persero) mengajak seluruh pengguna jalan tol untuk mengutamakan keselamatan berkendara melalui kampanye SETUJU (Selamat Sampai Tujuan). Imbauan ini seiring dengan bertambahnya panjang ruas jalan tol yang dikelola perusahaan setiap tahun.
Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kondisi fisik, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh aturan berlalu lintas selama perjalanan.
Menurutnya, karakteristik jalan tol yang panjang, relatif lurus, dan memiliki kualitas perkerasan yang baik kerap membuat pengemudi merasa nyaman hingga tanpa disadari mengalami kelelahan atau microsleep.
“Karakteristik jalan tol yang panjang dan mulus sering kali membuat pengemudi merasa nyaman sehingga tanpa disadari mengalami kelelahan atau bahkan microsleep. Jika mulai merasa lelah, mengantuk, atau kehilangan konsentrasi, segera beristirahat di rest area terdekat,” ujar Hamdani.
Selain menjaga kondisi tubuh, Hutama Karya mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum memasuki jalan tol. Pengemudi disarankan memastikan kondisi ban, rem, lampu, oli, air radiator, tekanan ban, hingga ketersediaan bahan bakar dalam keadaan baik guna menghindari gangguan selama perjalanan.
Perusahaan juga menegaskan larangan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) melintas di jalan tol. Kendaraan yang melebihi batas dimensi dan muatan berisiko menyebabkan kecelakaan akibat berkurangnya kemampuan pengereman, ketidakstabilan kendaraan, hingga potensi terguling. Selain itu, kendaraan ODOL juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.
Hutama Karya turut mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi batas kecepatan yang berlaku, yakni minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam di jalan tol luar kota, serta maksimal 80 km/jam di jalan tol dalam kota. Pengguna jalan juga diminta menjaga jarak aman, menggunakan lajur sesuai fungsi, tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, dan tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.
“Keselamatan di jalan tol tidak hanya ditentukan oleh kondisi jalan, tetapi juga kesiapan pengemudi, kelayakan kendaraan, kepatuhan terhadap batas kecepatan, serta kedisiplinan terhadap aturan muatan kendaraan. Setiap kecelakaan meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan kecelakaan akibat kelelahan dan microsleep, Hutama Karya secara rutin menggelar Operasi Microsleep di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Program ini menyasar pengguna jalan yang melintas pada jam-jam rawan mengantuk.
Dalam kegiatan tersebut, pengemudi diarahkan untuk beristirahat di rest area guna menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan pengecekan kendaraan secara sederhana. Mereka juga diberikan kopi dan makanan ringan agar kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.
Operasi Microsleep dilaksanakan secara berkala berdasarkan evaluasi data kecelakaan yang menunjukkan faktor kelelahan dan mengantuk sebagai penyebab utama insiden di jalan tol. Hutama Karya menjadi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pertama yang menginisiasi program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan berkendara.
Program ini merupakan bagian dari kampanye SETUJU yang menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama, kepatuhan terhadap aturan berkendara, disiplin batas kecepatan, tertib muatan kendaraan, serta upaya menurunkan angka fatalitas kecelakaan.
Hutama Karya terus mengampanyekan pesan keselamatan melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari media sosial, media massa, media elektronik, hingga media luar ruang seperti Variable Message Sign (VMS), baliho, dan spanduk yang terpasang di sepanjang ruas tol dan rest area. Sosialisasi juga dilakukan melalui pengumuman langsung di gerbang tol dan rest area.
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, Hutama Karya menyediakan aplikasi Mozy yang memudahkan pengguna jalan mengakses informasi tarif tol, kondisi lalu lintas melalui CCTV, lokasi rest area dan SPBU, rekomendasi kuliner, hingga fitur tombol darurat untuk keadaan tertentu selama perjalanan.
Pengguna jalan yang membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan keluhan selama melintas di ruas tol yang dikelola Hutama Karya dapat menghubungi Call Center Terintegrasi Jalan Tol Hutama Karya melalui layanan telepon 150-700 atau WhatsApp 0811-2777-000.







