Breaking News
Live Update Berita Terkini

Gibran Tinjau Tol Palembang–Betung dan Betung–Tempino–Jambi, Percepat Konektivitas Trans Sumatra

Jumat, 17 Jul 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
8.9K pembaca

SUMATERA (kabarpublik.id) – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung dan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi, Kamis (16/7). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) sebagai proyek strategis nasional yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatra.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Bupati Musi Banyuasin M. Toha, jajaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, serta manajemen PT Hutama Karya (Persero).

Wakil Presiden menerima paparan mengenai perkembangan pembangunan kedua ruas tol, kemudian meninjau langsung kondisi proyek di lapangan, termasuk Jembatan Musi V yang menjadi salah satu infrastruktur utama pada ruas Tol Palembang–Betung.

Gibran mengapresiasi percepatan pembangunan yang telah dicapai dan meminta seluruh pihak menjaga target penyelesaian agar manfaat jalan tol segera dirasakan masyarakat.

“Percepatan pembangunan yang telah dilakukan, khususnya pada Jembatan Musi V, menunjukkan perkembangan yang baik. Terakhir saya berkunjung pada September 2025, dan hari ini kembali pada Juli 2026 untuk melihat perkembangan yang telah dicapai,” ujar Gibran.

Jalan Tol Palembang–Betung memiliki panjang 69,19 kilometer yang terbagi dalam tiga seksi, yakni Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer, serta Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,69 kilometer. Hingga kini, progres konstruksi proyek telah mencapai 85,54 persen, sementara pembebasan lahan mencapai 88,43 persen.

Sementara itu, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi memiliki panjang total 170,73 kilometer yang terdiri atas Seksi Betung–Tungkal Jaya sepanjang 62,38 kilometer, Tungkal Jaya–Bayung Lencir sepanjang 54,32 kilometer, dan Bayung Lencir–Simpang Ness sepanjang 52,59 kilometer. Sebagian ruas telah beroperasi, sedangkan pembangunan pada seksi lainnya masih berlangsung.

Jika seluruh ruas telah beroperasi, kedua jalan tol tersebut akan menjadi koridor utama JTTS yang menghubungkan Sumatra Selatan dan Jambi. Infrastruktur ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, serta memperkuat akses menuju kawasan industri, pelabuhan, dan pusat-pusat ekonomi di Sumatra.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menegaskan perusahaan berkomitmen menyelesaikan pembangunan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek.

Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi dorongan penting untuk mempercepat penyelesaian proyek sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi logistik lebih efisien, dan peluang pertumbuhan ekonomi baru dapat tercipta di sepanjang koridor Jalan Tol Trans Sumatra.

Hutama Karya juga memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan kedua ruas tol dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.