Breaking News
Live Update Berita Terkini

Dinas Bina Marga Tingkatkan Jalan Kebon Sirih dengan Perkerasan Beton hingga September 2026

Senin, 20 Jul 2026
Editor: Eky
Penulis: @ANT
Tangkapan layar proses perbaikan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta. (ANTARA/Instagram @binamargadki)
Dengarkan dgn suara Siap
8.7K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta mulai meningkatkan kualitas Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dengan menggunakan metode perkerasan beton (rigid pavement). Proyek ini bertujuan menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih kuat, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan pekerjaan telah dimulai sejak 9 Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada September 2026.

Peningkatan dilakukan di ruas sepanjang 345 meter, mulai dari Wisma Penta hingga Gedung Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI).

“Proyek peningkatan Jalan Kebon Sirih merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan yang mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas pemerintahan, dan perekonomian di kawasan pusat kota,” ujar Dinar, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, Jalan Kebon Sirih diprioritaskan karena merupakan salah satu koridor utama di Jakarta dengan volume lalu lintas yang tinggi. Ruas tersebut menjadi akses menuju berbagai perkantoran, gedung pemerintahan, serta pusat kegiatan masyarakat sehingga membutuhkan konstruksi jalan yang lebih andal.

Selain tingginya intensitas kendaraan, usia jalan yang sudah cukup lama dan kerusakan yang berulang juga menjadi alasan dilaksanakannya peningkatan kualitas jalan tersebut.

Untuk meminimalkan gangguan lalu lintas, pekerjaan dilakukan secara bertahap. Tahap awal difokuskan pada lajur tengah, dilanjutkan ke lajur kanan, kemudian lajur kiri.

“Skema ini diterapkan agar arus lalu lintas tetap berjalan selama proses konstruksi berlangsung,” jelasnya.

Dinar menambahkan, penggunaan perkerasan beton dipilih karena memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap beban kendaraan, khususnya kendaraan bertonase besar. Selain memperpanjang usia layanan jalan, metode ini juga dinilai mampu mengurangi kebutuhan pemeliharaan rutin.

Permukaan jalan yang lebih stabil diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas di kawasan pusat ibu kota.

Dinas Bina Marga mengimbau masyarakat mematuhi rekayasa lalu lintas dan mengikuti arahan petugas selama proyek berlangsung agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

No More Posts Available.

No more pages to load.