Laporan : Didik S (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba.
KABUPATEN KEDIRI [KP] – Sebuah gudang limbah penggilingan tebu gula merah milik Jamil Sugianto (48) di Dusun Ngadirejo Rt/Rw : 32/08, Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri terbakar, Sabtu (18/04/2020).

Kapolsek Ngadiluwih, AKP H. Mukhlason,S.H. saat dikonfirmasi kabarpublik.id menjelaskan, sekitar pukul 23.00 Wib, saksi Andri (35) sedang duduk-duduk di jalan, mendengar ada suara ledakan dari belakang gudang penggilingan, kemudian Andri memberitahu Supangat (55) dan Huda (35), dan bersama – sama menuju ke sumber suara yang terletak di lokasi penggilingan tebu produksi gula merah. Ternyata saat di cek sudah dalam keadaan terbakar dengan kobaran api membakar tumpukan limbah tebu yang berada di lokasi penggilingan.
“Dengan cepat, api semakin membesar dan merambat ke seluruh tumpukan ampas tebu. Melihat kejadian tersebut, Andri memberitahukan kepada pemilik Jamil Sugianto dan kemudian melaporkan ke Polsek Ngadiluwih,” jelas AKP. H. Mukhlason,S.H.
- [TRENDING PUBLIK] : SIANG INI, KEPALA DAERAH SE PROVINSI GORONTALO HADIRI RAPAT PEMBAHASAN PENGELOLAAN RISIKO BANJIR GORONTALO DI KANTOR BAPPENAS
- WABUP BOALEMO BAHAS IJIN OBJEK WISATA PANTAI RATU BERSAMA DINAS TERKAIT DARI PROVINSI GORONTALO
- Realisasi di Nilai Baik, Bupati Eka Putra Terima Bantuan DAK dari BKKBN Sebesar Rp 5 Miliar

Sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Kediri maupun dari Pemerintah Kota Kediri diterjunkan untuk memadamkan api.
Beruntung dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sementara Polisi masih terus melakukan penyelidikan penyebab kebakaran ini.
“Untuk penyebabnya masih dalam proses penyelidikan, “pungkas Kapolsek Ngadiluwih.#[KP]







