News Update
Live Update Berita Terkini

Festival Pesona Kuliner Biak 2026, Senator Lalita Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Papua

Rabu, 21 Okt 2026
Editor: Eky
Dengarkan dgn suara Siap
3.7K pembaca

BIAK (kabarpublik.id) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lalita, meminta pemerintah pusat dan daerah memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua melalui kegiatan berbasis budaya lokal.

Hal tersebut disampaikan Lalita menyambut pembukaan Festival Pesona Kuliner Biak 2026 di Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (18/10/2026).

Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Keterangan foto: Poster peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.

Menurut Lalita, festival tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya masyarakat Biak, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian daerah melalui promosi kuliner tradisional dan pengembangan sektor pariwisata.

“Melalui Festival Pesona Kuliner Biak ini, kita tidak hanya merayakan kekayaan tradisi dan rasa syukur atas hasil bumi, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk mengenalkan keanekaragaman kuliner Papua ke kancah nasional maupun internasional,” ujar Lalita dalam keterangannya.

Festival Pesona Kuliner Biak 2026 mengangkat kekayaan tradisi masyarakat setempat, termasuk ritual Munara Fan Nanggi yang merupakan bagian dari tradisi Wor suku Biak.

Ritual tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas hasil alam sekaligus mencerminkan hubungan erat antara kehidupan masyarakat adat dan lingkungan sekitarnya.

Lalita menilai pelestarian tradisi lokal perlu berjalan seiring dengan pengembangan sektor ekonomi kreatif agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tradisi Munara Fan Nanggi adalah warisan budaya yang sangat bernilai tinggi, mencerminkan keharmonisan hubungan antara masyarakat Biak dengan alam raya,” katanya.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam mendukung kegiatan kebudayaan, khususnya di kawasan Indonesia timur.

Menurutnya, potensi kuliner tradisional dan produk pangan berbasis bahan lokal perlu dikembangkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dukungan tersebut dinilai penting agar kegiatan festival tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan memperluas pasar bagi pelaku ekonomi kreatif Papua.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Lalita berharap Festival Pesona Kuliner Biak dapat menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Papua kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ia juga menginginkan festival tersebut semakin berkembang dan menjadi bagian dari kalender pariwisata nasional.

Lalita berharap penyelenggaraan festival secara berkelanjutan dapat mendorong generasi muda Papua untuk menjaga tradisi, mengembangkan potensi daerah, serta menjadikan kekayaan budaya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.